Rekonstruksi Jalan Ceplak–Kronjo Dimulai, Maesyal Rasyid Targetkan Rampung dalam 150 Hari

waktu baca 2 menit
Senin, 3 Agu 2026 16:19 35 Nazwa

TANGERANG | TD — Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai melakukan rekonstruksi Jalan Ceplak–Kronjo melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin langsung Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Senin (3/8/2026).

Pembangunan tersebut menjadi langkah lanjutan Pemkab Tangerang dalam memperbaiki infrastruktur jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat. Rekonstruksi dilakukan pada ruas Jalan Ceplak–Penjamuran dan Jalan Penjamuran–Kronjo dengan total panjang lebih dari 11 kilometer.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa proyek rekonstruksi jalan akan dikerjakan secara bertahap sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya di sektor infrastruktur.

“Hari ini kita melakukan peletakan batu pertama perbaikan atau rekonstruksi jalan dari Pasar Ceplak sampai ke perbatasan Tugu Kronjo dengan panjang lebih dari 11 kilometer. Sebelumnya kita juga telah melakukan peletakan batu pertama di ruas Pakuhaji–Sepatan, dan pembangunan serupa juga dilakukan di Kecamatan Pasar Kemis serta wilayah lainnya,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia menargetkan proses pembangunan dua ruas jalan tersebut dapat selesai dalam waktu sekitar lima bulan atau 150 hari kalender. Menurutnya, percepatan pembangunan tetap harus berjalan seiring dengan kualitas pekerjaan agar hasil rekonstruksi dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Kami ingin pembangunan ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tentunya seluruh proses harus dilakukan sesuai ketentuan agar hasilnya benar-benar berkualitas,” katanya.

Maesyal Rasyid juga meminta dukungan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Ia mengakui, kegiatan pembangunan berpotensi menimbulkan gangguan sementara terhadap aktivitas warga, seperti kepadatan lalu lintas maupun perubahan akses perjalanan.

“Dalam proses pembangunan tentu akan timbul ketidaknyamanan seperti kemacetan dan gangguan aktivitas. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang kami mohon maaf sebesar-besarnya. Kami memohon doa seluruh masyarakat agar pekerjaan ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan tidak mengalami hambatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah menjelaskan, rekonstruksi Jalan Ceplak–Penjamuran memiliki panjang ruas 9,27 kilometer.

Hingga 2025, kondisi jalan mantap pada ruas tersebut telah mencapai 3,9 kilometer. Pada 2026, Pemkab Tangerang melakukan penanganan segmen 1 hingga segmen 7 sepanjang 5,19 kilometer sehingga kondisi jalan mantap diproyeksikan meningkat menjadi 9,09 kilometer, dengan sisa ruas yang belum tertangani sepanjang 0,18 kilometer.

Selain itu, rekonstruksi juga dilakukan pada Jalan Penjamuran–Kronjo dengan panjang ruas 2,34 kilometer. Hingga 2025, kondisi jalan mantap mencapai 0,91 kilometer. Tahun ini, penanganan dilakukan pada segmen 1 hingga segmen 2 sepanjang 0,93 kilometer sehingga kondisi jalan mantap meningkat menjadi 1,84 kilometer.

Dengan dimulainya pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap proses rekonstruksi dapat berjalan sesuai jadwal dan menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan infrastruktur daerah. (*)

LAINNYA