Sungai Cisadane Menghitam, DLHK Banten Telusuri Dugaan Pencemaran Industri

waktu baca 1 menit
Minggu, 19 Jul 2026 14:57 55 Nazwa

TANGERANG | TD – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten menelusuri dugaan pencemaran industri setelah air Sungai Cisadane di wilayah Pakuhaji dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, berubah menjadi hitam pekat. Hasil penelusuran sementara mengarah pada saluran muara Kali Sabi di Kampung Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Penelusuran dilakukan atas instruksi Gubernur Banten Andra Soni menyusul viralnya pemberitaan mengenai perubahan warna air Sungai Cisadane di kawasan hilir.

“Hasil penelusuran DLHK Banten sudah menemukan titik sumber yang diduga menjadi penyebab Sungai Cisadane berubah warna menjadi hitam,” kata Andra Soni, Sabtu (18/7/2026).

Berdasarkan hasil investigasi awal, salah satu industri di sekitar lokasi diduga menjadi penyebab berubahnya warna air Sungai Cisadane. Meski demikian, dugaan tersebut masih didalami untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup.

Andra Soni menginstruksikan DLHK Provinsi Banten berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Ia menegaskan, apabila dugaan pencemaran terbukti berasal dari aktivitas industri, pemerintah akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Biang keroknya sudah ditemukan. Saya minta DLHK Banten berkoordinasi dengan DLH Kota Tangerang untuk segera menindaklanjutinya. Bila terbukti melanggar, segera lakukan tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Andra Soni. (*)

LAINNYA