SERANG | TD — Mahasiswa KKN-PPM UGM memasang lampu penerangan bertenaga panel surya dan reflektor jalan di sejumlah titik Desa Ciwarna, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang. Program tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga saat beraktivitas pada malam hari sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa.
Inisiatif tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN-PPM UGM yang menggabungkan aspek penerangan, keselamatan berkendara, dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Pelaksanaannya juga melibatkan masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya membangun fasilitas yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Program pertama berupa pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) ramah lingkungan menggunakan panel surya. Kegiatan ini digagas oleh Rizky Dwi Saputra, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Elektro, Sekolah Vokasi UGM, dan dilaksanakan pada 20 Juli 2026.
Pemasangan dilakukan di jalan penghubung Desa Ciwarna–Cikedung serta kawasan Makam Lurah Jati. Kedua lokasi tersebut dipilih karena masih terdapat titik-titik yang minim penerangan sehingga jarak pandang pengguna jalan menjadi terbatas ketika malam hari.
Lampu menggunakan panel surya sebagai sumber energi. Teknologi ini memanfaatkan energi matahari untuk menghasilkan listrik yang kemudian digunakan sebagai sumber penerangan pada malam hari. Selain mengurangi ketergantungan terhadap listrik konvensional, penggunaan panel surya juga menjadi pengenalan teknologi energi terbarukan kepada masyarakat.
Proses pemasangan dilakukan bersama warga sekitar. Dukungan masyarakat membantu mahasiswa KKN menyelesaikan pemasangan fasilitas penerangan dengan lancar. Setelah terpasang, lampu dapat berfungsi dengan baik dan diharapkan membantu meningkatkan visibilitas pengguna jalan.
Selain penerangan, mahasiswa KKN-PPM UGM juga memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan berkendara melalui pemasangan reflektor jalan. Program bertajuk “Peningkatan Keselamatan Berkendara Melalui Pemasangan Reflektor Jalan” tersebut digagas oleh In’am Shofwan Jauza, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil, Sekolah Vokasi UGM.
Pemasangan reflektor dilaksanakan selama tiga hari, 2–4 Agustus 2026, pada pekan ketujuh pelaksanaan KKN. Lokasi pemasangan mencakup Kampung Tampeuyan dan Kampung Sibuyung, khususnya pada sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penanda tambahan bagi pengguna jalan.
Reflektor dipasang pada area seperti tikungan dan ruas jalan yang memiliki pencahayaan terbatas. Keberadaan reflektor atau cat eye diharapkan membantu pengendara mengenali arah serta batas jalan ketika kondisi sekitar minim cahaya.
Dengan adanya pantulan cahaya dari kendaraan, reflektor dapat menjadi penanda visual yang membantu meningkatkan kewaspadaan pengendara. Langkah tersebut diharapkan turut mengurangi risiko kecelakaan, terutama pada ruas jalan yang belum memiliki penerangan memadai.
Pelaksanaan kedua program tidak terlepas dari partisipasi masyarakat Desa Ciwarna. Mahasiswa KKN dan warga bekerja sama dalam proses pemasangan, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.
Program tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa peningkatan keamanan lingkungan desa dapat dilakukan melalui pendekatan sederhana dengan memanfaatkan teknologi yang sesuai kebutuhan masyarakat. Lampu tenaga surya memberikan alternatif penerangan berbasis energi terbarukan, sementara reflektor membantu memperkuat aspek keselamatan pengguna jalan.
Melalui dua program tersebut, KKN-PPM UGM berharap kondisi jalan di Desa Ciwarna menjadi lebih terang dan aman, khususnya pada malam hari. Inisiatif ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan energi bersih serta pentingnya keselamatan berkendara.
Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-7 tentang energi bersih dan terjangkau serta tujuan ke-11 mengenai kota dan permukiman yang berkelanjutan. (*)