Damkar Tangsel Latih 50 Redkar Pisangan Tangani Awal Kebakaran

waktu baca 2 menit
Kamis, 24 Sep 2026 19:05 33 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melatih 50 anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, dalam penanganan awal kebakaran.

Pelatihan yang diusulkan Kelurahan Pisangan tersebut digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas Redkar dalam menghadapi kebakaran maupun kondisi darurat di lingkungan masyarakat.

Kepala Damkar Tangsel Ahmad Dohiri mengatakan, keberadaan Redkar penting karena mereka berada lebih dekat dengan masyarakat sehingga dapat memberikan respons awal sebelum petugas Damkar tiba di lokasi.

“Kalau ada kejadian kebakaran, mereka tidak bingung harus melakukan apa. Tadi disimulasikan bagaimana cara melakukan upaya pemadaman saat terjadi kebakaran,” ujar Ahmad.

Dalam simulasi, peserta mendapatkan pembekalan mengenai langkah yang harus dilakukan setelah menerima laporan kebakaran, termasuk teknik penanganan awal dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.

Redkar juga dilatih membantu petugas Damkar dalam aspek teknis, seperti menarik selang dan menggulung kembali selang setelah digunakan. Namun, Ahmad menegaskan terdapat batasan dalam pelaksanaan tugas Redkar.

“Anggota Redkar tidak diperbolehkan memegang nozzle atau melakukan tindakan yang menjadi kewenangan petugas Damkar. Perannya membantu petugas dalam penanganan awal kebakaran,” katanya.

Selain simulasi pemadaman, peserta mendapatkan edukasi mengenai keselamatan instalasi listrik dari narasumber PLN. Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Redkar dalam memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Pencegahan Damkar Tangsel Mohamad Muksin mengatakan, pelatihan difokuskan pada materi pencegahan serta penanganan awal kebakaran.

“Sebanyak 50 anggota Redkar mengikuti simulasi ini. Tujuannya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan anggota Redkar dalam membantu masyarakat menghadapi kejadian kebakaran dan keadaan darurat di wilayah Pisangan,” ujar Muksin.

Menurut Muksin, Damkar Tangsel juga memberikan sejumlah peralatan penunjang kepada Redkar, antara lain alat pemadam api ringan (APAR), pompa air Alkon, dan handy talky (HT).

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan kebakaran. Redkar diharapkan mampu melakukan tindakan awal sesuai kapasitasnya sebelum petugas Damkar tiba.

“Tujuannya membentuk masyarakat yang tanggap dan peduli terhadap keselamatan lingkungan, sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam membantu penanggulangan kebakaran,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA