Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Asal Pandeglang: Ini Pendidikan dan Perjalanan Kariernya

waktu baca 3 menit
Jumat, 2 Okt 2026 12:34 70 Nazwa

SOSOK | TD — Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya memimpin Polri. Dalam pelantikan tersebut, Suyudi juga mendapat kenaikan pangkat dari Komisaris Jenderal menjadi Jenderal Polisi. Pengangkatan itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/POLRI Tahun 2026.

Nama Suyudi Ario Seto bukan sosok baru di lingkungan kepolisian. Sebelum dipercaya menjadi Kapolri, ia menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025.

Suyudi juga memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di tingkat polres, polda hingga Mabes Polri.

Lahir di Pandeglang dan Lulusan Akpol 1994

Suyudi Ario Seto lahir pada 14 Juli 1973. ANTARA mencatat Suyudi lahir di Pandeglang, Banten. Ia kemudian menempuh pendidikan kepolisian dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol, Suyudi melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003. Ia kemudian mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) pada 2018.

Selain pendidikan kepolisian, Suyudi tercatat memiliki gelar Sarjana Hukum dan Magister Sains. ANTARA juga mencatat dirinya memperoleh gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanegara pada 31 Januari 2026.

Berawal dari Bidang Reserse

Perjalanan karier Suyudi banyak bersinggungan dengan bidang reserse dan penanganan tindak pidana. Pada awal kariernya, ia pernah bertugas sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya dan kemudian menjalankan sejumlah penugasan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Ia juga pernah menjabat Kapolsek Metro Tanah Abang dan Kapolsek Metro Penjaringan. Kariernya kemudian berlanjut dengan dipercaya menjadi Kapolres Majalengka pada 2014, Kapolres Bogor pada 2015, serta Kapolresta Bogor Kota dan Kapolres Metro Jakarta Pusat pada periode berikutnya.

Memasuki jajaran Mabes Polri, Suyudi pernah menduduki sejumlah posisi di Bareskrim Polri. Di antaranya Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber.

Pengalaman tersebut kemudian mengantarkannya ke jajaran pimpinan Polda Metro Jaya. Pada 2023, Suyudi dipercaya sebagai Wakapolda Metro Jaya sebelum kemudian mendapat penugasan sebagai Kapolda Banten pada 2024.

Pernah Memimpin Polda Banten

Penugasan sebagai Kapolda Banten menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier Suyudi. Ia memimpin Polda Banten pada 2024 hingga 2025.

Saat menjabat Kapolda Banten, Suyudi memimpin penanganan berbagai persoalan keamanan dan penegakan hukum di wilayah tersebut. Salah satunya, Polda Banten mencatat pengungkapan 4.155 kasus pidana sepanjang 2024. Dari jumlah tersebut, penyelesaian tindak pidana tercatat sebanyak 3.509 kasus.

Setelah menjalankan tugas di Banten, Suyudi kemudian mendapat penugasan sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri sebelum dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional.

Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025. Jabatan tersebut menjadi salah satu penugasan terakhirnya sebelum masuk ke pucuk pimpinan Polri.

Dari Kepala BNN hingga Menjadi Kapolri

Selama memimpin BNN, Suyudi turut menangani pemberantasan peredaran narkotika. Salah satu kasus besar yang diungkap pada periode tersebut adalah penyelundupan sekitar dua ton sabu yang disebut bernilai hingga Rp5 triliun.

Pada 30 September 2026, Presiden Prabowo mengusulkan Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri melalui Surat Presiden kepada DPR.

Komisi III DPR kemudian menyetujui Suyudi sebagai Kapolri dalam uji kelayakan dan kepatutan pada 1 Oktober 2026. Persetujuan tersebut selanjutnya dibawa ke rapat paripurna DPR dan mendapat persetujuan anggota dewan.

Pada hari yang sama, Presiden Prabowo resmi melantik Suyudi sebagai Kapolri di Istana Negara. Ia menjadi perwira lulusan Akpol 1994 yang kini memimpin institusi Polri dengan pangkat Jenderal Polisi.

Dengan perjalanan karier yang dimulai dari bidang reserse, penugasan di sejumlah polres, Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, hingga pernah memimpin Polda Banten dan BNN, Suyudi kini memasuki babak baru dalam perjalanan pengabdiannya di kepolisian sebagai Kapolri. (Nazwa)

LAINNYA