PWI Resmi Luncurkan Website, Perkuat Jaringan Digital di Daerah

waktu baca 4 menit
Jumat, 2 Okt 2026 11:12 30 Nazwa

JAKARTA | TD — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi meluncurkan website organisasi, pwi.or.id, untuk memperkuat jaringan informasi dan komunikasi digital PWI hingga ke daerah. Peluncuran website tersebut berlangsung di Kantor PWI Pusat, lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum PWI Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal PWI Pusat Marthen Selamet Susanto dan Ketua Bidang Multimedia dan IT Hilman Hidayat. Puluhan pengurus PWI daerah yang menjadi admin portal daerah turut mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.

Ketua Umum PWI Akhmad Munir mengatakan peluncuran website merupakan bagian dari upaya mengembangkan platform digital organisasi sekaligus memperkuat konektivitas antara PWI Pusat dan pengurus di daerah.

“Hari ini agendanya tunggal, launching resmi website PWI,” kata Akhmad Munir dalam acara peluncuran website PWI, Kamis (1/10/2026).

Menurut Akhmad Munir, peluncuran tersebut juga menjadi momentum untuk menerima masukan dari pengurus daerah terkait pengelolaan dan pengembangan platform digital PWI.

“Saya juga mengundang seluruh ketua atau sekretaris PWI dan admin website di beberapa provinsi seluruh Indonesia,” ujarnya.

Perkuat Jaringan Digital PWI di Daerah

Ketua Bidang Multimedia dan IT PWI Hilman Hidayat mengatakan pengembangan website sejak awal diarahkan untuk membangun platform digital yang mumpuni sekaligus memperkuat jaringan informasi PWI di daerah.

Menurut Hilman, pengembangan website yang semula berfokus pada PWI Pusat dan sejumlah daerah berkembang setelah pengurus daerah menunjukkan antusiasme untuk membangun jaringan hingga tingkat provinsi, kota, dan kabupaten.

“Sebenarnya ketika saya ditunjuk jadi Ketua Bidang IT/multimedia untuk membuat website kita mumpuni. Tapi teman-teman daerah bersemangat untuk membangun jaringan, dari provinsi hingga kota dan kabupaten,” ujar Hilman.

Ia mengatakan saat ini hampir 40 website PWI di seluruh Indonesia telah terkoneksi dengan pwi.or.id.

“Rencana pertama PWI.or.id dan di lima kota provinsi. Sekarang sudah hampir 40 website seluruh Indonesia sudah terkoneksi di PWI.or.id,” katanya.

Hilman menilai keterhubungan tersebut akan memperkaya informasi dalam jaringan website PWI. Keberagaman konten dan jaringan daerah, kata dia, menjadi kekuatan yang perlu terus dikembangkan.

Selain website, PWI juga menyiapkan aplikasi mobile yang ditargetkan dapat diunduh melalui platform aplikasi pada tahun depan.

“Tahun depan kita membuat versi mobile bisa diunduh di Play Store dan Google Play,” kata Hilman.

Data Keanggotaan PWI Dikembangkan

Pengembangan digital PWI juga diarahkan pada pembaruan dan integrasi data keanggotaan. Hilman mengatakan peningkatan sistem data anggota ditargetkan dilakukan pada 2027 setelah seluruh provinsi terakses melalui jaringan website.

“Setelah semua provinsi terakses, yang bakal di-upgrade data anggota di tahun 2027. Data anggota pusat dan provinsi bisa update,” ujarnya.

Menurut Hilman, sistem tersebut nantinya dapat membantu pengelolaan keanggotaan PWI, termasuk memberikan peringatan apabila masa berlaku kartu anggota telah habis.

PWI juga menargetkan pengembangan jaringan hingga tingkat kota dan kabupaten. Menurut Hilman, perluasan jaringan digital diharapkan dapat mendukung pengelolaan informasi sekaligus membuka peluang monetisasi bagi organisasi.

“Kita merangsek ke kota dan kabupaten. PWI pusat punya begitu jaringan website dan ujungnya monetisasi hingga terintegrasi sampai ke daerah,” ujarnya.

Pengurus Daerah Diminta Aktif Isi Konten

Sementara itu, Akhmad Munir meminta pengurus PWI di daerah aktif mengisi dan mengembangkan konten pada website. Ia menyebut setidaknya terdapat tiga kelompok konten yang dapat dikembangkan, yakni informasi terkait PWI, kegiatan stakeholder, serta dinamika pers di daerah.

“Teman-teman daerah diharapkan aktif mengisi semua konten terkait ke-PWI. Kedua, stakeholder PWI dan pihak luar. Jadi kegiatan internal silakan disiarkan dan PWI dan stakeholder pihak luar diberikan,” kata Akhmad Munir.

“Ketiga terkait dinamika pers di daerah dan PWI. Itu koridor kita terdahulu,” sambungnya.

Akhmad Munir mengatakan ruang pengembangan konten dapat diperluas sesuai kebutuhan informasi masyarakat. Ia juga meminta pengurus PWI di daerah menjaga konsistensi produksi konten agar website semakin mudah ditemukan melalui mesin pencari maupun media sosial.

“Diharapkan bergulir konsisten sehingga muncul di search engine dan viral di medsos atau viral di WA (WhatsApp) kita, jadi lebih mudah meningkatkan keterbacaan dari website PWI ini,” ujarnya.

Menurut Akhmad Munir, pengembangan website dan aplikasi diharapkan mendorong PWI menjadi organisasi yang semakin terdigitalisasi. Karena itu, ia menekankan pentingnya partisipasi aktif pengurus daerah dalam mengoptimalkan seluruh fasilitas yang tersedia di website PWI.

“Kita butuh partisipatif aktif dari teman-teman daerah. Apa yang tersedia oleh web itu bisa dioptimalisasi bersama, baik pengurus pusat atau provinsi. Ini yang kita harapkan,” katanya. (Ril)

LAINNYA