Momentum HUT ke-81, PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

waktu baca 3 menit
Minggu, 20 Sep 2026 22:25 51 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan menyalurkan 16.000 liter air bersih dan 100 galon air minum kepada warga terdampak kekeringan di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Sabtu (19/9/2026).

Penyaluran air bersih tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI yang mengusung tema nasional “Peduli, Bergerak dan Berdampak”. PMI Tangsel memilih memperingati momentum tersebut dengan memperkuat pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang tengah menghadapi krisis air bersih.

Ketua PMI Kota Tangsel, Hj. Airin Rachmi Diany, mengatakan kegiatan sosial menjadi bagian dari komitmen PMI untuk memastikan peringatan hari jadi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami merayakannya dengan kegiatan sosial, distribusi bantuan air bersih, cek kesehatan gratis, donor darah, dan aksi sosial lainnya,” ujar Airin dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).

Menurut Airin, Kelurahan Keranggan dipilih karena menjadi salah satu wilayah yang terdampak kekeringan dan membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Kami berharap kegiatan peringatan HUT ke-81 PMI dapat memberikan manfaat untuk masyarakat, terutama masyarakat yang saat ini terdampak kekeringan,” tuturnya.

PMI Tangsel Salurkan Air Bersih hingga Desember

Airin mengatakan distribusi air bersih di Keranggan tidak hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga dalam jangka pendek. PMI Tangsel menyiapkan program distribusi secara berkelanjutan hingga akhir tahun.

“Insya Allah kita akan lakukan sampai Desember. Selama tiga bulan kita akan salurkan air bersih di Keranggan dan semoga bisa membantu apa yang menjadi persoalan di lapangan, khususnya masyarakat di Keranggan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, PMI Tangsel juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tidak tumpang tindih dengan penanganan yang telah dilakukan pemerintah.

Airin menjelaskan, PMI mengambil peran dalam pelayanan kemanusiaan pada akhir pekan sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan kekeringan yang dilakukan pemerintah daerah.

“Kami hanya mengisi dari apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Tangsel dalam penanganan kekeringan dari Senin-Jumat. Sabtu dan Minggunya dari kami, PMI Kota Tangsel,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Kelurahan Keranggan menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak kekeringan.

Layanan Kemanusiaan PMI Terus Berjalan

Program distribusi air bersih di Keranggan merupakan bagian dari layanan kemanusiaan PMI Tangsel sepanjang 2026. Sebelumnya, distribusi air bersih dan bantuan logistik juga dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Cipeucang dan Serpong.

Selain penanganan kekeringan, PMI Tangsel tetap menjalankan sejumlah layanan kemanusiaan, seperti ambulans gawat darurat, pelayanan donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta kegiatan sosial lainnya.

“Di luar krisis air bersih, PMI Tangsel secara berkesinambungan juga tetap siaga memberikan layanan esensial lainnya seperti ambulans gawat darurat, pelayanan donor darah, dan berbagai aksi kemanusiaan di tingkat akar rumput,” kata Airin.

Peringatan HUT ke-81 PMI Tangsel diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur atas perjalanan delapan dekade organisasi kemanusiaan tersebut.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua PMI Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, jajaran pengurus PMI, serta perwakilan pengurus PMI kecamatan se-Tangsel.

Hadir pula Ketua DPRD Kota Tangsel Abdul Rasyid, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar, Camat Setu Bunga Pranatalia Putri, Kapolsek Cisauk AKP Agus Riyanto, Lurah Keranggan, serta tokoh masyarakat dan perwakilan RT/RW setempat. (*)

LAINNYA