Pekan Raya Balaraja ke-2 Resmi Dibuka, Maesyal Rasyid Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat dan Budaya

waktu baca 2 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 14:34 14 Nazwa

TANGERANG | TD — Pekan Raya Balaraja ke-2 resmi dibuka Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Alun-Alun Balaraja, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Milad ke-3 Balai Adat Balaraja.

Pembukaan Pekan Raya Balaraja tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan sekaligus menjaga keberadaan adat dan budaya lokal. Dalam kesempatan itu, Maesyal Rasyid mengajak generasi muda untuk lebih mengenal akar budaya Balaraja dan turut mengambil peran dalam melestarikannya.

Menurut Maesyal, Balaraja memiliki sejarah, karakter, serta kekayaan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas Kabupaten Tangerang. Warisan tersebut, kata dia, perlu dijaga agar tidak terputus dan tetap dikenal oleh generasi yang akan datang.

“Menjaga adat dan budaya bukan berarti hanya mempertahankan masa lalu, tetapi juga mewariskan nilai-nilai kebaikan kepada generasi masa depan,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia menilai pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial. Generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengenal, memahami, sekaligus mengembangkan nilai-nilai budaya melalui kreativitas yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Karena itu, Maesyal mendorong anak muda Kabupaten Tangerang untuk tidak melupakan akar budayanya. Ia juga mengajak mereka menghargai para sesepuh, mencintai daerah, serta berani berkreasi dan berinovasi.

“Pekan Raya Balaraja bukan sekadar kegiatan hiburan dan perayaan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk mempertemukan masyarakat, memperkuat silaturahmi, menghidupkan seni dan budaya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Maesyal berharap Balai Adat Balaraja dapat terus berkembang sebagai rumah bersama bagi masyarakat. Selain menjadi ruang pelestarian adat dan budaya, keberadaannya diharapkan dapat berperan dalam pendidikan karakter serta memperkuat persaudaraan antarmasyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi kepada Balai Adat Balaraja, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah menggagas kegiatan ini. Semoga kegiatan ini menjadi rumah bersama untuk melestarikan adat budaya dan meneruskan nilai-nilai luhur di dalamnya,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan Pekan Raya Balaraja sebagai momentum untuk mengenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas.

Menurutnya, seni dan budaya lokal bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas yang dapat menjadi kekuatan masyarakat apabila terus dirawat dan dikembangkan.

“Mari kita terus jaga semangat kebersamaan dan kegotongroyongan ini. Mari kita terus bergerak bersama menuju Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” pungkasnya. (*)

LAINNYA