Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat, Pegadaian Cirendeu Edukasi Komunitas Ojek Pangkalan

waktu baca 3 menit
Selasa, 11 Agu 2026 21:14 40 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — PT Pegadaian Area Cirendeu terus memperluas edukasi literasi keuangan kepada masyarakat. Kali ini, Pegadaian menyasar puluhan anggota komunitas ojek pangkalan (opang) di kawasan Pondok Aren dan sekitarnya melalui kegiatan edukasi yang digelar di The Gade Creative Lounge PKN STAN, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pegadaian meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan yang aman dan terjangkau.

Para pengemudi ojek pangkalan mendapatkan edukasi mengenai cara mengelola pendapatan harian, menyusun skala prioritas pengeluaran, membangun kebiasaan menabung, menyiapkan dana darurat, hingga mengenal instrumen investasi, salah satunya tabungan emas.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2, Maryono, mengatakan pengemudi ojek pangkalan merupakan bagian dari pelaku ekonomi kerakyatan yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Namun, menurut dia, kelompok pekerja sektor informal masih menghadapi tantangan dalam memperoleh akses terhadap edukasi dan layanan keuangan formal.

“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk para mitra pengemudi ojek pangkalan, memiliki perencanaan keuangan yang kuat dan tidak rentan terhadap risiko finansial harian. Melalui kegiatan literasi keuangan ini, Pegadaian berkomitmen menghadirkan solusi pengelolaan uang yang praktis, aman, dan dapat dimanfaatkan secara langsung untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga mereka,” ujar Maryono.

Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Cirendeu, Puji Widodo, menekankan pentingnya peran unit operasional di tingkat area dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada komunitas lokal.

Menurutnya, komunitas ojek pangkalan memiliki potensi untuk menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi di lingkungan sekitar.

“Komunitas ojek pangkalan memiliki potensi besar dalam menggerakkan roda ekonomi lokal. Melalui kegiatan edukasi dan pendampingan ini, Pegadaian Area Cirendeu hadir untuk mempermudah akses mereka terhadap ekosistem pembiayaan dan investasi emas,” jelas Puji.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan layanan digital Pegadaian, termasuk aplikasi Pegadaian Digital dan layanan Tring!. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan transaksi keuangan secara lebih mudah, aman, dan terencana.

Selain edukasi, Pegadaian Area Cirendeu turut memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada peserta. Bantuan tersebut dilengkapi perlengkapan kerja berupa rompi operasional Tring! untuk mendukung aktivitas para pengemudi ojek pangkalan saat menjalankan pekerjaan.

Pegadaian menilai kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda sosial, tetapi juga bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas dan pemahaman finansial.

Melalui edukasi yang diberikan, peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip pengelolaan keuangan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mengatur pendapatan dan pengeluaran, menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan, menyiapkan dana darurat, hingga mempertimbangkan investasi sesuai kemampuan dan tujuan keuangan.

Dengan menggabungkan bantuan sosial dan edukasi finansial, Pegadaian berupaya mendorong masyarakat agar tidak hanya memperoleh manfaat secara langsung, tetapi juga memiliki kemampuan mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak, mandiri, dan berkelanjutan. (Idris Ibrahim)

LAINNYA