UMN Latih Karang Taruna Curug Sangereng Kuasai Desain Ilustrasi dan Seni Sablon

waktu baca 3 menit
Selasa, 28 Jul 2026 13:44 34 Nazwa

TANGERANG | TD — Universitas Multimedia Nusantara (UMN) melatih sekitar 25 anggota Karang Taruna Desa Curug Sangereng, Kabupaten Tangerang, agar menguasai keterampilan desain ilustrasi dan seni sablon sebagai bekal memasuki industri kreatif dan membangun usaha mandiri. Pelatihan yang berlangsung di ruang serbaguna Kantor Desa Curug Sangereng pada awal Juli 2026 itu merupakan bagian dari Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat dosen UMN Tahun 2026.

Pelatihan memadukan teori dan praktik, mulai dari pembuatan ilustrasi manual, desain digital, teknik cetak sablon manual, hingga penggunaan mesin press. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memiliki kompetensi yang dapat membuka peluang kerja maupun berwirausaha di sektor ekonomi kreatif.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UMN, Rezki Gautama, mengatakan program tersebut merupakan implementasi Asta Cita Pendidikan Nasional yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan generasi muda.

“Kegiatan ini dirancang untuk memberdayakan anggota Karang Taruna melalui pelatihan seni ilustrasi dan teknik cetak sablon, baik secara manual maupun digital,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Menurut Rezki, pelatihan bertujuan mengembangkan potensi peserta agar menjadi individu yang kreatif, produktif, adaptif, dan memiliki daya saing. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui diskusi kelompok, praktik langsung, serta pendampingan dosen dan mahasiswa sebagai fasilitator.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan juga memperkuat keterampilan komunikasi, kerja sama tim, dan kolaborasi antarpeserta sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.

Program ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui pendekatan berbasis life skills dan project-based learning, peserta didorong membangun etos kerja, kemandirian, dan semangat kewirausahaan agar mampu menciptakan peluang ekonomi baru di sektor industri kreatif.

Ketua Karang Taruna Desa Curug Sangereng, Arsudin, menyambut baik pelatihan tersebut. Menurutnya, keterbatasan kompetensi di bidang seni dan desain masih menjadi tantangan bagi sebagian generasi muda di wilayahnya.

“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan kreativitas anggota Karang Taruna sehingga mereka memiliki peluang lebih besar untuk berkarya dan berwirausaha di industri kreatif,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi pembuatan ilustrasi manual untuk kebutuhan sablon yang disampaikan Dosen Desain Komunikasi Visual UMN, Tomy Fasial Alim. Sementara materi desain digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) diberikan oleh Dosen Ilmu Komunikasi UMN, Indiwan Seto Wahyu.

Menurut Indiwan, perkembangan AI telah membawa perubahan besar dalam industri desain, termasuk pada proses pembuatan desain sablon.

“Pemanfaatan AI dalam industri desain sablon memberikan efisiensi tinggi, mulai dari mempercepat eksplorasi ide visual hingga menyempurnakan kualitas gambar secara otomatis. Cukup dengan instruksi teks (prompt), AI mampu menghasilkan berbagai konsep desain, meningkatkan resolusi gambar, hingga mengonversinya menjadi format vektor yang siap cetak,” jelasnya.

Ia menambahkan, AI juga dapat membantu proses teknis seperti color separation, penghapusan latar belakang, hingga pembuatan mockup produk secara realistis hanya dalam hitungan detik.

“Dengan memasukkan prompt, AI dapat menghasilkan puluhan alternatif desain dalam berbagai gaya, seperti cyberpunk, vintage, anime, pop art, typography 3D, hingga minimalis. Hal ini memangkas waktu pengerjaan sehingga desainer maupun pelaku usaha sablon dapat lebih fokus pada proses produksi dan strategi pemasaran,” tambahnya.

Sebagai penutup kegiatan, tim dosen UMN menyerahkan bantuan berupa seperangkat peralatan sablon dan mesin press kepada Karang Taruna Desa Curug Sangereng. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan keterampilan peserta sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis industri kreatif di lingkungan desa. (Ril)

LAINNYA