BLK Kota Tangerang Latih Puluhan Anak Muda Kuasai Pembuatan Chatbot Berbasis AI

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Jun 2026 17:33 55 Nazwa

KOTA TANGERANG | TD — Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri digital. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan chatbot berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang diikuti puluhan anak muda dari berbagai wilayah di Kota Tangerang.

Pelatihan yang berlangsung pada 3-11 Juni 2026 tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Selain mengenalkan teknologi chatbot yang kini banyak digunakan dalam layanan pelanggan, website, hingga bisnis digital, pelatihan ini juga membekali peserta dengan keterampilan praktis yang relevan dengan perkembangan dunia kerja saat ini.

Salah satu peserta asal Karawaci, Zihan Humaira, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, kemampuan membuat chatbot menjadi salah satu keterampilan yang memiliki prospek besar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

“Saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga selama mengikuti pelatihan ini. Ada banyak ilmu dan keterampilan baru yang saya pelajari, terutama tentang pembuatan chatbot yang sekarang banyak dibutuhkan untuk website, layanan pelanggan, hingga bisnis digital. Menariknya, chatbot kini bisa dibuat dengan bantuan AI sehingga lebih mudah dipelajari, termasuk bagi saya yang tidak memiliki latar belakang pendidikan IT,” ujarnya saat ditemui di Aula BLK Kecamatan Tangerang, Senin (8/6/2026).

Tak hanya mengajarkan aspek teknis, pelatihan tersebut juga dirancang agar peserta memahami bagaimana chatbot dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan efisiensi layanan bisnis.

Fasilitator pelatihan dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) GETI Inkubator, Bayu Asta, menjelaskan bahwa kebutuhan terhadap tenaga kerja yang memiliki kemampuan di bidang teknologi digital terus meningkat. Karena itu, materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini.

“Kami memberikan materi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja, khususnya pemanfaatan chatbot untuk mendukung bisnis digital maupun UMKM. Keterampilan ini tidak hanya membuka peluang mendapatkan pekerjaan tetap, tetapi juga dapat menjadi bekal untuk bekerja secara mandiri atau sebagai freelancer karena permintaan pasar terhadap layanan chatbot saat ini cukup tinggi,” jelasnya.

Menurut Bayu, para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai bisnis, pemasaran digital, dan strategi pemanfaatan teknologi yang dapat diintegrasikan dengan chatbot. Dengan demikian, lulusan pelatihan diharapkan tidak hanya mampu membuat sistem chatbot, tetapi juga memahami kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.

Melalui pelatihan ini, BLK Kota Tangerang berharap dapat melahirkan talenta-talenta digital yang adaptif, kreatif, dan mampu bersaing di tengah transformasi teknologi yang semakin pesat.

“Alhamdulillah, seluruh peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan berlangsung. Semoga keterampilan yang diperoleh dapat terus dikembangkan dan menjadi bekal untuk membangun karier maupun usaha di bidang digital ke depannya,” pungkas Bayu. (*)

LAINNYA