Negara Paling Dipercaya Investor Global 2026: AS Memimpin, China Merosot

waktu baca 3 menit
Sabtu, 30 Mei 2026 13:01 50 Nazwa

EKBIS | TD — Kepercayaan investor global terhadap suatu negara menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur daya tarik investasi dan prospek pertumbuhan ekonomi di masa depan. Faktor seperti stabilitas politik, kepastian hukum, inovasi teknologi, hingga ketahanan ekonomi menjadi pertimbangan utama para pelaku bisnis ketika menentukan tujuan investasi.

Berdasarkan laporan Foreign Direct Investment (FDI) Confidence Index 2026 yang dirilis Kearney, sejumlah negara berhasil mempertahankan reputasinya sebagai tujuan investasi paling menjanjikan di dunia. Menariknya, meski persaingan ekonomi global semakin ketat, Amerika Serikat masih mampu mempertahankan posisi teratas, sementara China mengalami penurunan peringkat.

Berikut tujuh negara yang paling dipercaya investor global pada 2026.

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat kembali menempati posisi pertama sebagai negara yang paling dipercaya investor global. Kekuatan ekonomi terbesar dunia ini didukung oleh ekosistem inovasi yang matang, pasar domestik yang besar, serta dominasi perusahaan teknologi kelas dunia.

Sektor kecerdasan buatan (AI), energi, manufaktur canggih, dan teknologi digital menjadi magnet utama yang terus menarik aliran investasi asing.

2. Kanada

Kanada berhasil naik ke posisi kedua berkat stabilitas politik dan ekonominya yang relatif kuat. Negara ini juga dikenal memiliki sumber daya alam melimpah serta kebijakan yang mendukung investasi jangka panjang.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kanada semakin agresif mengembangkan sektor teknologi, termasuk kecerdasan buatan dan pusat data, sehingga meningkatkan daya tariknya di mata investor internasional.

3. Jepang

Jepang menempati peringkat ketiga dalam daftar negara paling dipercaya investor global. Negara ini dinilai memiliki fondasi ekonomi yang kuat dengan keunggulan di sektor teknologi, robotika, semikonduktor, dan manufaktur berteknologi tinggi.

Selain itu, stabilitas institusi dan kemampuan Jepang dalam beradaptasi terhadap perubahan global turut menjadi nilai tambah bagi investor.

4. China

Meski turun satu peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, China masih berada di posisi empat dan tetap menjadi salah satu tujuan investasi utama dunia.

Pasar yang sangat besar, kapasitas manufaktur yang kuat, serta perkembangan teknologi yang pesat masih menjadi daya tarik utama. Namun, meningkatnya ketegangan geopolitik dan dinamika perdagangan global menjadi faktor yang memengaruhi persepsi investor terhadap negara tersebut.

5. Inggris

Inggris mempertahankan posisinya sebagai salah satu pusat bisnis dan keuangan global. Kota London masih menjadi magnet bagi investasi internasional, khususnya di sektor jasa keuangan, teknologi, dan industri kreatif.

Kepastian regulasi serta akses terhadap pasar global menjadi alasan utama investor tetap menaruh kepercayaan pada negara ini.

6. Jerman

Sebagai ekonomi terbesar di Eropa, Jerman terus menjadi tujuan investasi yang menarik. Negara ini dikenal memiliki sektor industri yang kuat, terutama di bidang otomotif, manufaktur, rekayasa teknik, dan energi.

Komitmen terhadap transformasi industri hijau serta inovasi teknologi juga menjadi faktor penting yang memperkuat posisi Jerman di mata investor global.

7. Australia

Australia melengkapi daftar tujuh besar negara paling dipercaya investor global pada 2026. Stabilitas ekonomi, kekayaan sumber daya alam, dan hubungan perdagangan yang luas menjadikan negara ini sebagai salah satu tujuan investasi favorit.

Selain sektor pertambangan dan energi, Australia juga mulai menarik perhatian investor di bidang teknologi, infrastruktur, serta energi terbarukan.

Investor Semakin Selektif

Laporan Kearney menunjukkan bahwa investor global kini semakin selektif dalam menempatkan modalnya. Tidak hanya mempertimbangkan potensi keuntungan, mereka juga memperhatikan stabilitas geopolitik, kualitas tata kelola pemerintahan, kesiapan teknologi, serta kemampuan suatu negara menghadapi tantangan ekonomi global.

Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, negara-negara yang mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong inovasi dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menarik investasi asing dalam beberapa tahun mendatang. (Nazwa)

LAINNYA