Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan meninjau langsung operasional bus sekolah gratis guna memastikan layanan transportasi pelajar berjalan aman, nyaman, dan tepat sasaran. (Foto: Ist) KOTA TANGSEL | TD — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan memastikan program bus sekolah gratis tetap berjalan hingga akhir tahun 2026. Kepastian itu disampaikan saat dirinya meninjau langsung operasional layanan bus sekolah gratis di SMP Negeri 17 Kota Tangerang Selatan, Kamis (21/5/2026).
Dalam kunjungannya, Pilar mengecek langsung kondisi layanan sekaligus berdialog dengan pihak sekolah dan para siswa yang selama ini memanfaatkan fasilitas transportasi gratis tersebut. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menyiapkan anggaran agar program tetap berjalan optimal meski dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk kenaikan biaya operasional.
“Jadi jangan khawatir, untuk tahun ini sampai Desember, Dinas Perhubungan Tangsel sudah menyiapkan anggaran supaya bisa terus. Walaupun BBM ada kenaikan dan kondisi-kondisi tertentu, untuk bus sekolah gratis insya Allah tetap dilanjutkan,” ujar Pilar.
Menurutnya, keberadaan bus sekolah gratis menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam menciptakan akses pendidikan yang aman dan nyaman bagi pelajar. Program tersebut juga dinilai efektif membantu siswa yang tinggal jauh dari sekolah serta mengurangi beban pengeluaran transportasi keluarga.
Pilar menambahkan, Pemkot Tangsel akan terus melakukan evaluasi terhadap layanan bus sekolah gratis agar kualitas pelayanan tetap terjaga dan dapat menjangkau lebih banyak pelajar di berbagai wilayah.
“Yang terpenting anak-anak kita bisa sekolah dengan nyaman, aman, dan tetap semangat meraih prestasi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 17 Kota Tangerang Selatan, Salim mengungkapkan, program bus sekolah gratis sangat dirasakan manfaatnya oleh para siswa. Saat ini, sedikitnya terdapat sekitar 36 siswa yang rutin menggunakan fasilitas tersebut.
Ia menyebut, mayoritas siswa pengguna bus sekolah berasal dari wilayah yang cukup jauh dari sekolah. Bahkan, ada siswa yang tetap dapat melanjutkan pendidikan di sekolah yang sama meski telah pindah tempat tinggal karena terbantu layanan transportasi gratis tersebut.
“Alhamdulillah, beberapa hari lalu kami memang bertanya kepada siswa, dan bus ini sangat membantu karena ada yang rumahnya sangat jauh dari sekolah. Jadi mereka sangat terbantu dengan adanya bus sekolah gratis ini,” katanya.
Selain membantu dari sisi akses transportasi, program tersebut juga dinilai mampu meringankan beban ekonomi orang tua. Terlebih bagi keluarga yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengantar jemput anak karena kesibukan bekerja.
Tak sedikit orang tua siswa yang berharap jumlah armada maupun rute bus sekolah gratis dapat ditambah agar manfaat program semakin dirasakan masyarakat luas di Kota Tangerang Selatan. (*)