Kolaborasi Pemkab Tangerang–SGU Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan

waktu baca 2 menit
Minggu, 26 Apr 2026 00:08 46 Nazwa

TANGERANG | TD — Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan Swiss German University (SGU) terus diperkuat guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pemberdayaan perempuan di daerah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat menghadiri seminar publik bertajuk “Carrying Kartini’s Spirit to Empower Today’s and Future Women Leaders” yang digelar di Kampus SGU Alam Sutera, Sabtu (25/4/2026).

Menurut Wabup Intan, sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi menjadi langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, khususnya bagi perempuan.

“Kolaborasi ini memberikan manfaat luas, mulai dari program beasiswa hingga riset bersama di bidang penanganan stunting, pendidikan, dan teknologi pangan. Ini menjadi bagian dari upaya kami dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Tangerang terus berkomitmen memperluas akses pendidikan melalui berbagai program, salah satunya Beasiswa Tangerang Gemilang yang ditujukan untuk membantu pelajar melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak-anak di Kabupaten Tangerang yang kehilangan kesempatan meraih pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan ekonomi,” katanya.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga menghadirkan inovasi melalui Kurikulum Keputrian yang menyasar siswi SD kelas 5 hingga SMP. Program ini bertujuan membekali remaja putri dengan nilai-nilai moral serta keterampilan hidup (life skills) sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

“Melalui Kurikulum Keputrian, kami mengajarkan budi pekerti, adab, hingga keterampilan praktis seperti memasak dan cara melindungi diri. Ini penting untuk membentuk karakter dan kemandirian sejak dini,” jelasnya.

Wabup Intan menilai, dukungan dari SGU sebagai mitra strategis turut memperkuat implementasi berbagai program tersebut, baik melalui kegiatan akademik, riset, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Ia pun berharap kolaborasi yang terjalin dapat terus diperluas dan dilakukan secara berkelanjutan agar memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong peran perempuan di berbagai sektor pembangunan.

“Jika kolaborasi ini terus diperkuat, kami optimistis akan semakin banyak perempuan yang berdaya, mandiri, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tuturnya.

Seminar tersebut juga menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif dari sektor energi dan teknologi komunikasi, yang turut berbagi pengalaman dalam mendorong peran perempuan di bidangnya masing-masing. (*)

LAINNYA