Hadiri Pengajian Al-Munir, Bupati Tangerang Sampaikan Arah Kebijakan RPJMD

waktu baca 2 menit
Sabtu, 18 Apr 2026 12:44 44 Nazwa

TANGERANG | TD — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) saat menghadiri pembukaan pengajian dan halal bihalal Yayasan Al-Munir di GSG Kecamatan Pagedangan, Sabtu (18/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Maesyal Rasyid menegaskan komitmennya bersama DPRD untuk merealisasikan lima program unggulan yang menjadi fokus pembangunan daerah.

“Kami bersinergi dengan DPRD dan berkomitmen penuh untuk merealisasikan lima program unggulan yang telah tertuang dalam RPJMD,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kelima program tersebut meliputi peningkatan kualitas dan akses layanan pendidikan, optimalisasi fasilitas kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, percepatan pembangunan sarana dan prasarana penunjang ekonomi, serta penciptaan birokrasi yang bersih dan melayani.

Menurutnya, pemerintah daerah akan berupaya maksimal agar aspirasi masyarakat yang tertuang dalam RPJMD dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan.

“Aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar. Kesalahan sekecil apa pun akan berdampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain memaparkan arah kebijakan pembangunan, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas diri dan menjaga keharmonisan hubungan sosial di tengah masyarakat. Ia berharap, dengan kembali digelarnya pengajian di Yayasan Al-Munir, tali silaturahmi semakin erat dan keimanan kepada Allah SWT kian meningkat.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana untuk menambah ilmu, khususnya ilmu agama. Dengan dibukanya kembali pengajian ini, semoga keimanan dan ketakwaan kita semakin meningkat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyerahkan bantuan untuk rencana pengembangan Yayasan Al-Munir yang berlokasi di Malangnengah, di atas lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi.

Ia berharap yayasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan, sarana ibadah dan pendidikan spiritual masyarakat, sekaligus pusat pengembangan ekonomi berbasis syariah guna meningkatkan kesejahteraan umat.

“Saya juga meminta kepada pemerintah setempat, termasuk camat, untuk terus mengawal dan memonitor proses pembangunan agar berjalan lancar dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)

LAINNYA