Ajak Warga Pilah Sampah, Wakil Wali Kota Serang Dorong Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Apr 2026 14:14 40 Deni Kusuma

KOTA SERANG – Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan memilah sampah dari lingkungan masing-masing. Gerakan ini dinilai tidak hanya menjaga kebersihan Kota Serang, tetapi juga mampu menghadirkan nilai ekonomi bagi warga.

Agis menegaskan, pemilahan sampah merupakan langkah sederhana yang berdampak besar. Selain membuat lingkungan lebih bersih dan sehat, sampah yang dipilah dapat diolah kembali menjadi produk bernilai jual.

Ia mencontohkan, limbah plastik yang sering dianggap tidak berguna, justru bisa diolah menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis dan memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat.

“Dari sampah yang dipilah, masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi. Ini yang ingin kita dorong agar sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah, tetapi menjadi peluang,” ujar Agis.

Menurutnya, jika dikelola dengan baik, hasil olahan sampah dapat membantu meningkatkan perekonomian warga sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Agis juga menekankan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Karena Kota Serang adalah rumah kita bersama, maka kita semua harus merawat dan menjaganya agar tetap bersih dan nyaman,” katanya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mulai berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif bagi lingkungan.

“Sudah saatnya Kota Serang menjadi kota yang hijau dan bersih. Ini saya nya bagi kita semua untuk ambil bagian dalam perubahan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa pemilahan sampah dari sumbernya dapat menjadi solusi untuk memperpanjang usia TPA di berbagai daerah, termasuk di Kota Serang.
Menurutnya, banyak TPA di Indonesia yang saat ini telah beroperasi lebih dari 17 tahun dan menghadapi risiko kelebihan kapasitas (overload).

“Pemilahan sampah sejak dini menjadi salah satu langkah efektif untuk mengurangi beban TPA dan menjaga keberlanjutannya,” jelas Hanif.

Dengan gerakan pilah sampah yang terus digencarkan, diharapkan kesadaran masyarakat meningkat sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif secara ekonomi.

LAINNYA