Hukum Bersiwak Saat Puasa Ramadan, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan dan Manfaatnya

waktu baca 3 minutes
Sabtu, 14 Mar 2026 22:40 0 Nazwa

RELIGI | TD – Bulan Ramadan menjadi momen bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, termasuk menjaga kebersihan diri. Salah satu sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW adalah bersiwak, yaitu membersihkan gigi menggunakan kayu siwak. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya, apakah boleh bersiwak saat sedang berpuasa? Kekhawatiran biasanya muncul karena takut membatalkan puasa. Padahal, dalam Islam terdapat penjelasan yang cukup jelas mengenai hukum bersiwak saat Ramadan.

Apa Itu Siwak?

Siwak adalah batang atau akar dari pohon Salvadora persica yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi, dan mulut. Sejak zaman Rasulullah SAW, siwak sudah digunakan sebagai alat kebersihan alami yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan mulut. Bersiwak tidak hanya bernilai kesehatan, tetapi juga termasuk amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama sebelum salat, membaca Al-Qur’an, dan ketika hendak beribadah.

Bolehkah Bersiwak Saat Berpuasa?

Mayoritas ulama berpendapat bahwa bersiwak saat berpuasa hukumnya boleh dan tidak membatalkan puasa, selama tidak ada bagian siwak atau air liur yang tertelan dengan sengaja.

Rasulullah SAW sangat menganjurkan bersiwak dalam berbagai keadaan, sebagaimana dalam hadis:

Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap kali hendak salat.
(HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu, terdapat hadis yang menjelaskan bahwa bau mulut orang yang berpuasa memang memiliki keutamaan, namun tidak berarti dilarang membersihkannya:

Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau kasturi.
(HR. Bukhari dan Muslim)

Para ulama menjelaskan bahwa hadis ini bukan larangan untuk membersihkan mulut, melainkan menunjukkan keutamaan orang yang berpuasa. Oleh karena itu, bersiwak tetap diperbolehkan, bahkan dianjurkan, selama tidak berlebihan dan tidak sampai menelan sesuatu yang bisa membatalkan puasa.

5 Manfaat Bersiwak bagi Kesehatan dan Ibadah

1. Membersihkan gigi dan menghilangkan bau mulut

Siwak mengandung zat alami yang mampu membersihkan plak dan sisa makanan di gigi. Saat berpuasa, produksi air liur berkurang sehingga mulut lebih mudah bau. Bersiwak membantu menjaga kesegaran napas tanpa harus menggunakan pasta gigi.

2. Menjaga kesehatan gusi

Penggunaan siwak secara rutin dapat memperkuat gusi dan mencegah peradangan. Kandungan antibakteri alami dalam siwak membantu melindungi jaringan mulut dari infeksi.

3. Mengandung antiseptik alami

Siwak memiliki zat antibakteri, antijamur, dan antiseptik alami yang dapat membantu membunuh kuman di dalam mulut. Inilah sebabnya siwak dianggap sebagai alat pembersih gigi yang sangat efektif sejak zaman dahulu.

4. Mendapat pahala karena mengikuti sunnah

Bersiwak bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga ibadah. Mengamalkan sunnah Rasulullah SAW termasuk amalan yang bernilai pahala, terlebih jika dilakukan di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.

5. Membantu lebih nyaman saat beribadah

Mulut yang bersih membuat seseorang lebih percaya diri saat membaca Al-Qur’an, berzikir, atau salat. Dengan bersiwak, ibadah terasa lebih nyaman dan khusyuk, terutama ketika berpuasa seharian.

Penutup

Bersiwak saat berpuasa di bulan Ramadan diperbolehkan menurut mayoritas ulama dan tidak membatalkan puasa, selama tidak ada sesuatu yang tertelan. Bahkan, bersiwak merupakan sunnah yang dianjurkan karena memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan maupun untuk menambah pahala ibadah. Oleh karena itu, umat Islam tidak perlu ragu untuk bersiwak saat berpuasa, selama dilakukan dengan benar dan tidak berlebihan. (Nazwa)

LAINNYA