Scaloni Terharu Setelah Argentina Bangkit dan Tundukkan Mesir di Piala Dunia 2026

waktu baca 3 menit
Rabu, 8 Jul 2026 21:31 37 Redaksi

SPORT | TD – Pelatih Tim Nasional Argentina, Lionel Scaloni, mengaku sangat emosional setelah menyaksikan timnya melakukan comeback dramatis untuk mengalahkan Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kemenangan tersebut menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan sepanjang turnamen. Bagi penggemar sepak bola yang ingin mengikuti perkembangan kompetisi dunia, Jalalive menghadirkan berbagai informasi terbaru seputar jadwal, hasil pertandingan, dan kabar dari setiap tim peserta.

Laga antara Argentina dan Mesir berlangsung penuh drama sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan. Berbagai ulasan pertandingan, statistik pemain, serta perjalanan menuju babak berikutnya juga dapat disimak melalui Jalalive com yang rutin menyajikan berita sepak bola internasional secara lengkap.

Usai pertandingan, Scaloni mengaku sulit menyembunyikan emosinya. Ia bahkan mengatakan tidak mampu berkata banyak setelah melihat perjuangan luar biasa yang ditunjukkan para pemainnya untuk membalikkan keadaan pada menit-menit akhir pertandingan.

“Saya tidak bisa melihat ke atas, maaf. Saya benar-benar emosional saat ini,” ujar Scaloni seperti dikutip dari laman resmi FIFA.

Mesir Beri Kejutan Sejak Awal Pertandingan

Pertandingan babak 16 besar tersebut berjalan di luar perkiraan banyak pihak. Mesir tampil percaya diri dan mampu memberikan tekanan kepada Argentina sejak awal laga.

Tim asal Afrika itu berhasil membuka keunggulan melalui gol Yasser Ibrahim yang memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Tidak lama berselang, Mostafa Ziko kembali mencatatkan namanya di papan skor sehingga Mesir unggul 2-0.

Keunggulan dua gol membuat Mesir berada di atas angin. Sementara itu, Argentina dipaksa meningkatkan intensitas serangan demi menjaga peluang lolos ke babak perempat final.

Argentina Bangkit pada Menit-Menit Akhir

Meski berada dalam tekanan, Argentina tidak kehilangan semangat. Para pemain terus berusaha membangun serangan dan mencari celah di lini pertahanan Mesir.

Perjuangan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil ketika Argentina mampu memperkecil ketertinggalan. Gol tersebut menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.

Momentum positif berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh skuad La Albiceleste. Dalam waktu singkat, mereka mampu mencetak gol tambahan hingga akhirnya membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan dramatis yang memastikan tiket ke babak delapan besar.

Comeback tersebut memperlihatkan mental juara yang dimiliki Argentina. Tim asuhan Scaloni mampu tetap tenang meski sempat tertinggal dua gol hingga memasuki 10 menit terakhir pertandingan.

Scaloni Bangga dengan Mental Pemain

Menurut Scaloni, kemenangan tersebut merupakan hasil dari karakter kuat yang dimiliki seluruh pemain Argentina. Ia memuji semangat juang para pemain yang tidak pernah menyerah meskipun menghadapi situasi sulit.

Pelatih berusia 48 tahun itu menilai pertandingan melawan Mesir menjadi bukti bahwa sepak bola tidak pernah berakhir sebelum peluit panjang dibunyikan. Selama masih ada waktu, setiap tim memiliki kesempatan untuk mengubah keadaan.

Keberhasilan menyingkirkan Mesir juga menjadi modal berharga bagi Argentina untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di babak perempat final. Dengan kepercayaan diri yang semakin tinggi dan pengalaman dari laga dramatis tersebut, La Albiceleste berharap mampu melanjutkan perjalanan menuju gelar juara Piala Dunia 2026.

Bagi Scaloni, kemenangan ini bukan hanya soal lolos ke fase berikutnya, tetapi juga menjadi bukti bahwa kerja keras, kekompakan, dan keyakinan dapat membawa tim melewati situasi paling sulit sekalipun. (*)

LAINNYA