Perwakilan MGMP Bahasa Inggris berfoto bersama mahasiswa asal Timor Leste usai mengikuti rangkaian kegiatan UMB Intercultural Festival 2026 di Atrium Gedung E Universitas Mercu Buana. Festival ini menjadi ajang pertukaran budaya dan penguatan jejaring pendidikan internasional melalui interaksi langsung antara mahasiswa asing, pendidik, dan pelajar. (Foto: Ist) TANGERANG | TD – Perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris menghadiri UMB Intercultural Festival 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang mempertemukan mahasiswa internasional, kalangan pendidik, pelajar, serta perwakilan diplomatik dari berbagai negara.
Festival yang berlangsung yang digelar di Atrium Gedung E Universitas Mercu Buana, Selasa (7/7/2026) tersebut menghadirkan mahasiswa asing yang memperkenalkan budaya, tradisi, bahasa, hingga sejarah negara asal mereka melalui berbagai stan pameran interaktif.
Mahasiswa peserta berasal dari sejumlah negara di Afrika, seperti Somalia, Sudan, dan Rwanda; Asia, meliputi Pakistan, Timor Leste, dan Filipina; serta kawasan Timur Tengah dan Eropa, yakni Yaman dan Rusia.
Suasana festival semakin semarak dengan kehadiran perwakilan diplomatik dan duta besar dari Kedutaan Besar Timor Leste, Somalia, Yaman, dan Rusia. Kehadiran mereka memberikan dimensi diplomasi budaya sekaligus memperkuat semangat persahabatan antarbangsa yang diusung dalam kegiatan tersebut.
Panitia juga mengundang para guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Inggris dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan DKI Jakarta. Bersama para siswa, mereka memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai media pembelajaran kontekstual untuk memperdalam kemampuan berbahasa Inggris sekaligus memahami keberagaman budaya dunia secara langsung.
Dalam kesempatan itu, Universitas Mercu Buana turut memperkenalkan Program Kelas Internasional kepada para siswa. Program tersebut menawarkan lingkungan pembelajaran multikultural yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi berstandar global.
Salah satu perwakilan guru yang hadir, Sri Aryanti mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilainya memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi guru maupun peserta didik.
“Kegiatan ini sangat positif dan memberikan perspektif baru, baik bagi para pendidik maupun siswa-siswi yang turut hadir. Selain memperluas pemahaman lintas budaya (cross-cultural understanding), interaksi langsung dengan mahasiswa asing dan perwakilan kedutaan menjadi pengalaman berharga yang dapat meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris,” ujarnya.
Selama penyelenggaraan festival, para tamu undangan diajak mengunjungi berbagai stan budaya yang menampilkan busana tradisional, kuliner, kerajinan, hingga informasi sejarah dan kebudayaan dari masing-masing negara peserta. Di sela kegiatan juga berlangsung diskusi mengenai peluang kerja sama pendidikan dan pertukaran budaya antarnegara.
Partisipasi MGMP Bahasa Inggris dalam UMB Intercultural Festival 2026 diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, perguruan tinggi, dan komunitas internasional, sekaligus mendorong lahirnya pembelajaran bahasa Inggris yang lebih komunikatif, adaptif, dan berwawasan global.
Kontributor: Dinda Syafa Kayla
Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Muhammadiyah Tangerang. (*)