Inovasi Pendidikan, Tim PKM UMT Terapkan Game ABCLand dan Papan Interaktif 96 Inch di KB Melati Tangerang

waktu baca 5 menit
Sabtu, 26 Sep 2026 08:49 34 Redaksi

TANGERANG | TD — Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menerapkan inovasi teknologi digital berupa Game Edukasi ABCLand di PAUD KB Melati, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi huruf anak usia dini sekaligus mendorong digitalisasi pembelajaran di satuan pendidikan wilayah sub-urban.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM), yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM). Program ini didukung melalui pendanaan hibah Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut mengintegrasikan produk teknologi perangkat lunak (soft product) berupa Game Edukasi ABCLand dengan perangkat keras (hard product) berupa iTBoard Interactive Whiteboard berukuran 96 inci. Kolaborasi kedua komponen tersebut menciptakan ekosistem kelas digital yang interaktif, ramah anak, dan mudah dikelola oleh guru.

Melalui pendekatan ini, proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada aktivitas membaca dan menghafal, tetapi juga melibatkan unsur visual, audio, gerak, dan interaksi langsung. Teknologi dimanfaatkan sebagai media pendukung untuk memperkaya pengalaman belajar anak usia dini.

Ketua Tim PKM UMT, Dr. Iman Nurjaman, M.Pd menjelaskan bahwa Game Edukasi ABCLand dikembangkan menggunakan platform Construct 2 dan dirancang agar dapat digunakan secara offline tanpa koneksi internet. Aplikasi tersebut memiliki ukuran kurang dari 50 MB sehingga relatif ringan dan mudah dioperasikan dalam kegiatan pembelajaran.

“Aplikasi ABCLand kami rancang bekerja secara offline tanpa internet dan berukuran ringan, yaitu di bawah 50 MB. Dengan menggunakan pendekatan Dual-Coding Theory, aplikasi ini memadukan visual huruf yang menarik dengan audio fonik untuk membantu anak memahami bentuk huruf dan bunyinya secara lebih konkret,” ujar Iman di Tangerang, Sabtu (26/9/2026).

Game tersebut kemudian dipadukan dengan iTBoard Interactive Whiteboard berukuran 96 inci. Perangkat ini memungkinkan anak berinteraksi secara langsung dengan materi pembelajaran melalui layar sentuh berukuran besar. Anak dapat maju ke depan kelas untuk mencocokkan huruf, mengenali bunyi, serta mengikuti aktivitas permainan edukatif yang telah disiapkan.

Menurut Iman, penggunaan teknologi dalam pembelajaran anak usia dini tetap harus memperhatikan prinsip bermain, keamanan, kesesuaian usia, dan pendampingan guru.

“Peralihan dari metode drilling konvensional yang monoton menuju play-based learning berbasis teknologi multisensoris penting dilakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak pada masa golden age. Teknologi harus menjadi media untuk memperkaya pengalaman belajar, bukan menggantikan peran guru,” jelasnya.

Kemampuan Literasi Anak Meningkat

Hasil sementara pelaksanaan program menunjukkan perkembangan positif. Setelah penerapan media pembelajaran digital, kemampuan literasi huruf awal siswa Kelompok B berusia 5–6 tahun mengalami peningkatan.

Berdasarkan hasil pengukuran, skor rata-rata pre-test siswa berada pada angka 55 dengan kategori Mulai Berkembang. Setelah mengikuti pembelajaran dengan dukungan Game Edukasi ABCLand dan media interaktif, skor rata-rata post-test meningkat menjadi 82 dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH).

Selain peningkatan kemampuan anak, program tersebut juga memberikan dampak terhadap kompetensi digital guru. Sebanyak 90 persen guru KB Melati telah mampu mengoperasikan sistem kelas digital secara mandiri, termasuk menjalankan aplikasi, menggunakan papan interaktif, dan mengintegrasikan media digital ke dalam kegiatan pembelajaran.

Kepala PAUD KB Melati, Tia Pauziah, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program kemitraan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan tidak hanya memberikan dukungan berupa perangkat teknologi, tetapi juga memperkuat kapasitas sekolah dalam mengelola pembelajaran dan administrasi pendidikan.

“Kami sangat terbantu secara menyeluruh. Anak-anak terlihat antusias mengikuti pembelajaran, sementara guru memperoleh pendampingan untuk menggunakan teknologi secara tepat. Sekolah juga mendapatkan pendampingan dalam menyusun dokumen administrasi, seperti RPPH Terintegrasi dan SOP Penggunaan Media Digital,” ungkap Tia.

Ia menambahkan bahwa perangkat iTBoard Interactive Whiteboard, master aplikasi, dan buku panduan telah diserahterimakan secara resmi kepada pihak sekolah melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) aset.

Mendorong Keberlanjutan Program

Pelaksanaan program PKM tersebut telah mencapai sekitar 80 persen. Pada tahap berikutnya, tim akan melakukan pemantauan berkala terhadap implementasi mandiri yang dilakukan oleh pihak sekolah.

Selain itu, tim juga akan menyelesaikan pendaftaran sertifikat Hak Cipta atas modul pembelajaran melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat perlindungan terhadap produk pembelajaran yang telah dikembangkan.

Tim PKM UMT berharap pemanfaatan Game Edukasi ABCLand dan iTBoard Interactive Whiteboard dapat terus berlangsung secara berkelanjutan. Sekolah juga diharapkan mampu mengembangkan kegiatan pembelajaran digital yang kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi digital guru, serta peningkatan kemampuan literasi anak usia dini. Keberlanjutan program sangat bergantung pada komitmen sekolah dalam memanfaatkan dan mengembangkan media yang telah tersedia,” ujar Iman.

Ucapan Terima Kasih

Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Tangerang menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) atas dukungan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) Tahun Anggaran 2026.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan terhadap pelaksanaan program. Apresiasi secara khusus disampaikan kepada Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) atas dukungan kelembagaan, koordinasi, administrasi, dan fasilitasi selama tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Terima kasih turut disampaikan kepada KB Melati, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, sebagai mitra kegiatan yang telah mendukung penerapan inovasi pembelajaran digital bagi anak usia dini.

Kolaborasi antara DPPM, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Universitas Muhammadiyah Tangerang, tim pelaksana, dan KB Melati menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan anak.

Tentang Program

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) di bawah koordinasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM). Kegiatan dilaksanakan oleh Tim PKM Universitas Muhammadiyah Tangerang dengan fokus pada penerapan Game Edukasi ABCLand dan teknologi papan interaktif untuk mendukung peningkatan literasi huruf serta kompetensi digital guru di KB Melati, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. (*)

LAINNYA