Garuda Indonesia Batalkan Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung hingga Senin Siang

waktu baca 2 menit
Minggu, 6 Sep 2026 17:39 31 Nazwa

JAKARTA | TD – Garuda Indonesia membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, dan Lampung hingga Senin (7/9/2026) pukul 12.00 WIB. Kebijakan ini dilakukan menyusul perpanjangan penutupan sementara tiga bandara akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Tiga bandara yang terdampak yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Radin Inten II. Penutupan sementara tersebut dilakukan berdasarkan keputusan otoritas terkait dengan mempertimbangkan kondisi operasional dan keselamatan penerbangan.

Garuda Indonesia menyatakan penyesuaian operasional dilakukan sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan kesiapan dan memastikan aspek keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas.

Selain membatalkan penerbangan, maskapai juga melakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh terhadap armada yang terdampak. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan pesawat yang kembali dioperasikan telah memenuhi standar keselamatan dan kelaikudaraan.

“Operasional penerbangan akan dilaksanakan kembali secara bertahap setelah bandara dinyatakan dapat beroperasi oleh otoritas terkait, seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi, dan kesiapan armada telah dipastikan sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian keterangan manajemen Garuda Indonesia dalam siaran pers, Minggu (6/9/2026).

Penumpang Bisa Pilih Reschedule atau Refund

Garuda Indonesia memahami pembatalan penerbangan tersebut berdampak terhadap rencana perjalanan penumpang. Karena itu, penumpang yang penerbangannya terdampak selama periode pembatalan diberikan sejumlah opsi.

Penumpang dapat mengajukan perubahan jadwal perjalanan atau pengembalian dana secara penuh (full refund) sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengajuan perubahan jadwal maupun full refund dapat dilakukan hingga 14 September 2026.

Garuda Indonesia mengimbau penumpang yang memiliki tiket penerbangan pada periode terdampak untuk memantau status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai sebelum berangkat menuju bandara.

Maskapai juga terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Informasi terbaru mengenai perkembangan operasional penerbangan akan disampaikan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi Garuda Indonesia. (*)

LAINNYA