Antisipasi Kekeringan, Pemkot Tangerang Siapkan 5.000 Liter Air Bersih per Hari

waktu baca 2 menit
Selasa, 22 Sep 2026 22:09 25 Nazwa

KOTA TANGERANG | TD — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyiapkan bantuan air bersih hingga 5.000 liter per hari sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kekeringan yang mulai berdampak pada sejumlah wilayah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan distribusi air bersih telah mulai dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Menurutnya, bantuan tersebut disiapkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Salah satu wilayah yang telah menerima distribusi air bersih yakni Kecamatan Pinang.

“Saat ini sudah mulai ada pendistribusian air bersih seperti di Kecamatan Pinang serta tidak menutup kemungkinan di sejumlah wilayah lain yang membutuhkan. Kapasitas yang bisa dilakukan sementara ini kurang lebih 5.000 liter per hari untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Mahdiar, Selasa (22/9/2026).

Pemkot Tangerang melalui BPBD terus memantau kondisi wilayah untuk memastikan bantuan dapat segera diberikan apabila masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Mahdiar menuturkan, petugas juga disiapkan untuk merespons laporan dari masyarakat. Dengan demikian, distribusi air bersih dapat diarahkan langsung ke wilayah yang membutuhkan berdasarkan kondisi dan laporan yang telah diterima.

“Kami terus melakukan pemantauan di setiap wilayah sekaligus menyiapkan petugas untuk standby bila ada permintaan air bersih dari masyarakat. Prinsipnya, bantuan akan langsung didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan berdasarkan laporan yang diterima,” katanya.

Di tengah potensi kekeringan, Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menghindari pemborosan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air, khususnya di wilayah yang mulai mengalami keterbatasan sumber air.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih dapat menyampaikan laporan melalui kanal Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA), layanan darurat 112, maupun hotline BPBD Kota Tangerang.

“Kami berharap sekali saling bantu antarwarga yang memang masih memiliki sumber air. Tapi jika memang diperlukan bantuan air bersih bisa langsung memberikan laporan untuk diverifikasi dan ditindaklanjuti secepatnya,” pungkas Mahdiar. (*)

LAINNYA