
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah bersama Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, jajaran pemerintah daerah, serta tamu undangan menghadiri pembukaan MTQ XVII Tingkat Kota Tangerang Selatan, Jumat (6/11/2026) malam. Kegiatan ini diikuti 462 kafilah dari tujuh kecamatan yang akan berkompetisi dalam 11 cabang lomba. (Foto: Ist) KOTA TANGSEL | TD – Sebanyak 462 kafilah dari tujuh kecamatan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVII Tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang resmi dibuka pada Jumat (6/11/2026) malam.
Ajang keagamaan tahunan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi di berbagai bidang keilmuan Al-Qur’an.
Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia menghadirkan 11 cabang lomba yang mencakup beragam kategori, mulai dari seni membaca Al-Qur’an, hafalan, pemahaman, hingga penulisan karya ilmiah.
Pelaksanaan kompetisi tersebar di sejumlah lokasi dengan Pusat Pemerintahan Kota Tangsel sebagai lokasi utama.
Adapun 11 cabang yang diperlombakan meliputi seni baca Al-Qur’an, qira’at Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, fahm Al-Qur’an, syarh Al-Qur’an, seni kaligrafi Al-Qur’an, karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), hafalan hadis, qiraatul kutub, serta cabang ekshibisi.
Khusus cabang ekshibisi, terdapat sejumlah kategori yang dihadirkan, yakni tilawah bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, dan instansi vertikal; tartil Al-Qur’an isyarat bagi penyandang disabilitas; serta festival seni Islami.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah yang membuka MTQ XVII tersebut berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Menurutnya, MTQ merupakan sarana untuk membangun kebiasaan membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan MTQ XVII. Ia berpesan agar para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjaga sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Benyamin juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membumikan ajaran agama sekaligus memperkuat syiar Islam di Kota Tangsel.
“Melalui MTQ ini, kita berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berintegritas,” katanya.
Melalui penyelenggaraan MTQ XVII, Pemerintah Kota Tangsel diharapkan dapat terus mendorong pembinaan generasi Qurani sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan di tengah masyarakat. (*)