PJJ di Kota Tangerang Diperpanjang sampai 11 September, Ini Alasan Sachrudin

waktu baca 2 menit
Rabu, 9 Sep 2026 15:44 42 Nazwa

KOTA TANGERANG | TD – Pemerintah Kota Tangerang memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik hingga Jumat, 11 September 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kota Tangerang.

Perpanjangan PJJ ini merupakan tindak lanjut atas arahan Pemerintah Provinsi Banten. Sebelumnya, pembelajaran jarak jauh telah diberlakukan sejak Senin, 7 September 2026, selama tiga hari.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, keputusan memperpanjang PJJ tidak semata-mata berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar. Menurutnya, aspek kesehatan dan keselamatan peserta didik menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam menentukan kebijakan tersebut.

“Karena kesehatan itu segalanya buat anak-anak kita. Jadi kita bukan berpikir hanya untuk hari ini. Bagaimana proses belajar mengajar anak-anak kita terus berjalan, dengan menjaga kesehatan masing-masing,” ujar Sachrudin saat ditemui di lokasi uji emisi, Rabu (9/9/2026).

Sachrudin menjelaskan, PJJ menjadi salah satu upaya agar kegiatan pendidikan tetap berjalan di tengah kondisi lingkungan yang masih perlu diwaspadai akibat paparan abu vulkanik.

Dengan skema tersebut, peserta didik tetap dapat mengikuti proses pembelajaran tanpa harus datang langsung ke sekolah, sehingga potensi paparan abu vulkanik selama perjalanan maupun aktivitas di lingkungan sekolah dapat diminimalkan.

“Kemarin kita sudah melakukan PJJ selama tiga hari, dan hari ini diperpanjang dua hari lagi sampai hari Jumat,” ungkapnya.

Kebijakan ini sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara keberlangsungan pendidikan dan perlindungan kesehatan peserta didik.

Sachrudin menegaskan, keputusan tersebut bukan berarti kegiatan pembelajaran dihentikan. Peserta didik tetap menjalani proses belajar, namun dilakukan dari rumah selama kebijakan PJJ diberlakukan.

Ia berharap langkah tersebut dapat membantu melindungi anak-anak dari risiko paparan abu vulkanik, sembari memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung.

Pemerintah Kota Tangerang pun meminta masyarakat mengikuti perkembangan kondisi lingkungan dan tetap memperhatikan kesehatan selama aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian. (*)

LAINNYA