Kapolresta Tangerang bersama petugas kepolisian dan pihak stasiun meninjau lokasi hilangnya kabel sensor persinyalan di area Stasiun Daru, Kecamatan Jambe, setelah sinyal kereta mendadak merah dan mengganggu perjalanan KA menuju Parung Panjang. (Foto: Ist) TANGERANG | TD — Gangguan perjalanan kereta api sempat terjadi di lintasan Stasiun Daru menuju Stasiun Parung Panjang, Jumat (8/5/2026) dini hari. Gangguan itu diketahui setelah sinyal kereta mendadak menunjukkan warna merah dan tidak berubah sebagaimana mestinya.
Aparat kepolisian dari Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan kabel sensor persinyalan kereta di area Stasiun Daru hilang diduga akibat pencurian.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, gangguan perjalanan KA terjadi pada lintasan Daru–Parung Panjang maupun arah sebaliknya. Polisi kemudian berkoordinasi dengan pihak Stasiun Daru guna memastikan penyebab gangguan operasional tersebut.
“Kami mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan manajemen Stasiun Daru untuk memastikan penyebab terganggunya perjalanan kereta,” kata Indra Waspada.
Berdasarkan hasil pemeriksaan internal pihak stasiun, gangguan persinyalan diduga dipicu hilangnya kabel counting head atau kabel sensor sinyal. Setelah dilakukan pengecekan lapangan, petugas mendapati kabel tersebut memang telah hilang dari lokasi.
Adapun kabel yang hilang diperkirakan sepanjang sekitar dua meter. Hilangnya perangkat itu berdampak pada sistem persinyalan di Stasiun Daru dan Stasiun Parung Panjang sehingga memengaruhi perjalanan kereta api.
Dari hasil penyelidikan sementara, kabel diduga hilang sekitar pukul 01.00 WIB. Dugaan tersebut diperkuat setelah operator kereta sekitar pukul 03.30 WIB mendapati sinyal tetap berwarna merah dan tidak mengalami perubahan.
“Selanjutnya pihak teknisi melakukan perbaikan dengan mengganti kabel yang hilang sehingga sistem kembali berfungsi normal,” ujar Indra Waspada.
Pihak KAI kemudian menerjunkan tim teknis untuk melakukan penanganan serta mengganti perangkat yang hilang. Setelah proses perbaikan selesai dilakukan, operasional perjalanan kereta dinyatakan kembali normal.
Meski hingga kini pihak KAI belum membuat laporan resmi, kepolisian memastikan proses penyelidikan tetap berjalan untuk mengungkap pelaku pencurian kabel sensor tersebut. (*)