Jalan M. Toha hingga Sitanala Diperbaiki, Pemkot Tangerang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Agu 2026 17:06 31 Nazwa

KOTA TANGERANG | TD – Sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang mulai memasuki tahap perbaikan. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama proyek berlangsung.

Perbaikan tersebut mencakup empat ruas jalan, yakni Jalan M. Toha Karawaci, Jalan Iskandar Muda Neglasari, Jalan Marsekal Suryadarma Neglasari, dan Jalan Sitanala.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan rekayasa lalu lintas diperlukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan kendaraan yang dapat terjadi selama pengerjaan jalan.

Menurutnya, Dishub Kota Tangerang telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota untuk memastikan skema yang diterapkan dapat berjalan dengan baik sekaligus menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.

“Kami sudah melakukan koordinasi untuk memastikan skema rekayasa lalu lintas ini bisa berjalan lancar. Di samping itu, kami juga terus memasifkan sosialisasi kepada masyarakat serta berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek untuk menyiapkan flagman yang dapat membantu petugas mengurai kepadatan kendaraan apabila kondisi diperlukan,” ujar Suhaely, Senin (10/8/2026).

Ia menjelaskan, penerapan rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi masing-masing ruas jalan. Pemkot Tangerang memastikan tidak seluruh ruas jalan akan ditutup selama proses perbaikan.

Untuk Jalan M. Toha dan Jalan Iskandar Muda, pemerintah telah menyiapkan jalur alternatif bagi pengguna jalan. Sementara itu, Jalan Marsekal Suryadarma akan menerapkan sistem contraflow karena keterbatasan ruang jalan yang tidak memungkinkan dilakukan pengalihan arus secara penuh.

Adapun Jalan Sitanala tidak diberlakukan rekayasa lalu lintas.

“Jadi tidak ada yang ditutup penuh. Jalan M. Toha dan Jalan Iskandar Muda sudah disediakan jalur alternatifnya. Sedangkan Jalan Marsekal Suryadarma, karena keterbatasan ruang jalan yang tidak memungkinkan adanya pengalihan arus penuh, akan diterapkan contraflow. Sementara untuk Jalan Sitanala tidak diberlakukan rekayasa lalu lintas,” jelasnya.

Pemkot Tangerang memperkirakan seluruh proyek perbaikan di empat ruas jalan tersebut akan berlangsung selama sekitar dua bulan. Selama periode tersebut, rekayasa lalu lintas akan diterapkan sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi di lapangan.

Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintasi kawasan terdampak proyek, untuk memperhatikan rambu dan arahan petugas selama pengerjaan berlangsung.

Suhaely menambahkan, masyarakat dapat mengikuti perkembangan informasi terkait rekayasa lalu lintas melalui kanal media sosial resmi Pemkot Tangerang.

“Skema rekayasa lalu lintas ini akan berlangsung selama proyek perbaikan masih berlangsung. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk terus memantau perkembangan informasi terbaru melalui akun-akun media sosial resmi yang disediakan Pemkot Tangerang,” pungkasnya. (*)

LAINNYA