Dindikbud Tangsel Klaim SPMB 2026/2027 Berjalan Transparan, Pendaftar SMP Negeri Tembus 17 Ribu

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Jul 2026 15:38 52 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengklaim pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung secara transparan dan sesuai ketentuan. Di sisi lain, jumlah pendaftar SMP negeri tahun ini melonjak hingga sekitar 17 ribu siswa, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 12 ribu pendaftar.

Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni, mengatakan seluruh tahapan SPMB telah rampung pada pekan kedua tahun ajaran baru. Menurutnya, proses penerimaan berjalan lancar tanpa kendala teknis, meski masih terdapat sebagian masyarakat yang menyampaikan keluhan terkait hasil seleksi.

“Seluruh proses telah dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mulai dari jalur domisili, afirmasi, mutasi hingga prestasi semuanya sudah selesai dan transparan,” ujar Deden, Senin (27/7/2026).

Deden menegaskan tidak ada gangguan pada sistem pendaftaran daring selama pelaksanaan SPMB. Ia menyebut aplikasi telah dipersiapkan jauh hari sehingga seluruh proses pendaftaran dapat berjalan dengan baik.

“Kalau masalah yang muncul lebih kepada miskomunikasi atau kurangnya informasi, bukan karena aplikasinya,” katanya.

Untuk memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan informasi maupun mengalami kendala, Dindikbud juga membuka posko pelayanan di kantor selama jam kerja. Posko tersebut menjadi tempat konsultasi bagi warga selama proses penerimaan murid baru berlangsung.

Berdasarkan evaluasi sementara, tingginya minat masyarakat terhadap SMP negeri tercermin dari lonjakan jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 17 ribu siswa. Angka tersebut meningkat sekitar 5 ribu siswa dibandingkan pelaksanaan SPMB tahun lalu yang mencatat sekitar 12 ribu pendaftar.

Meski jumlah peminat terus bertambah, Deden memastikan mekanisme dan sistem seleksi tidak mengalami perubahan serta tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.

Sebagai langkah jangka panjang untuk mengatasi tingginya persaingan masuk SMP negeri, Pemerintah Kota Tangerang Selatan tengah membangun satu unit SMP negeri baru di wilayah Ciputat.

“Penambahan sekolah tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan pendaftar, terutama di wilayah Pondok Aren dan Serpong Utara yang hingga kini masih memiliki jumlah SMP negeri yang terbatas dibandingkan dengan tingginya jumlah penduduk,” pungkasnya. (Idris Ibrahim/Red)

LAINNYA