Mahasiswa UMT Gelar KKN di Kelurahan Blendung, Usung Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Jul 2026 23:08 51 Nazwa

TANGERANG | TD – Sebanyak 23 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Blendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, dengan mengusung tema “Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat”. Program pengabdian kepada masyarakat tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai 21 Juli hingga 20 Agustus 2026.

Lurah Blendung Asep Ubaidillah didampingi Kasi Kemasyarakatan dan Dosen Pembimbing Lapangan membuka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) di Kantor Kelurahan Blendung, Kota Tangerang, Selasa (21/7/2026). Sebanyak 23 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat hingga 20 Agustus 2026. (Foto: Ist)

Kegiatan KKN merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mendorong mahasiswa berkontribusi langsung dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program kolaboratif.

Ketua Kelompok KKN Kelurahan Blendung, Ahmad Fauzan, mengatakan pihaknya telah menyusun sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan bersama masyarakat dan pemerintah kelurahan selama masa pengabdian.

Salah satu program unggulan adalah pembuatan bak sampah serta edukasi pengelolaan sampah berbasis pemilahan antara sampah organik dan nonorganik. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat menumbuhkan budaya hidup bersih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dari lingkungan sekitar.

“Program ini merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Melalui kebiasaan memilah serta mengelola sampah dengan baik, kami berharap dapat mengurangi penumpukan sampah sekaligus mencegah munculnya berbagai penyakit akibat lingkungan yang tidak terjaga,” ujar Ahmad Fauzan.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Dr. Zulkifli, MA, menekankan pentingnya membangun budaya menjaga kebersihan secara berkelanjutan. Menurutnya, perubahan perilaku harus dimulai dari diri sendiri sebelum mengajak keluarga dan masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.

“Edukasi yang dilakukan secara konsisten akan membentuk kebiasaan positif. Menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, serta menghijaukan lingkungan merupakan upaya nyata untuk mengurangi polusi, menjaga kesuburan tanah, dan menciptakan lingkungan yang sehat serta asri,” kata Zulkifli.

Melalui pelaksanaan KKN tersebut, mahasiswa UMT diharapkan tidak hanya menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi, pemanfaatan teknologi, dan penguatan kesadaran ekologis. (*)

LAINNYA