Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati di Tigaraksa Diresmikan

waktu baca 3 menit
Selasa, 21 Jul 2026 23:00 38 Nazwa

TANGERANG | TD — Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati yang berlokasi di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, resmi diresmikan oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Selasa (21/7/2026). Kehadiran pura tersebut diharapkan menjadi pusat ibadah umat Hindu sekaligus ruang edukasi, pelestarian budaya, dan destinasi wisata religi yang terbuka bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan keberadaan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati menjadi bukti bahwa Kabupaten Tangerang merupakan daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, fungsi pura tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Tempat ini bukan hanya untuk ibadah, tetapi juga menjadi tempat edukasi, agrowisata, dan wisata budaya. Sudah banyak sekolah, termasuk dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, hingga siswa SD dan SMP yang datang untuk belajar mengenal keberagaman. Ini membuktikan bahwa Kabupaten Tangerang adalah daerah yang harmonis dan menjunjung tinggi toleransi,” ujar Maesyal.

Ia menegaskan pembangunan pura telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan perizinan yang berlaku. Menurutnya, hal tersebut menjadi contoh bahwa setiap umat beragama dapat menjalankan hak beribadah dengan tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

“Umat Hindu telah menunjukkan keteladanan dengan membangun rumah ibadah sesuai peraturan yang berlaku. Semua perizinan telah dipenuhi. Saya yakin umat beragama lainnya juga memiliki komitmen yang sama untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Bupati berharap kawasan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati terus dimanfaatkan sebagai ruang terbuka untuk kegiatan edukasi, wisata budaya, hingga aktivitas masyarakat yang dapat mempererat persaudaraan lintas agama.

“Terima kasih kepada komunitas umat Hindu yang telah membuka tempat ini tidak hanya untuk kepentingan ibadah, tetapi juga bagi masyarakat umum. Mudah-mudahan sarana ibadah ini membawa manfaat yang lebih besar dan semakin memperkuat persatuan serta kerukunan di Kabupaten Tangerang,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Maesyal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Hindu dan panitia pembangunan yang telah menyelesaikan pembangunan pura dalam kurun waktu delapan tahun, sejak April 2018 hingga rampung pada Maret 2026.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat menghormati, menghargai, dan mengapresiasi berdirinya Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati ini. Pembangunannya memakan waktu delapan tahun dan menjadi bukti nyata semangat gotong royong serta kebersamaan masyarakat dalam membangun sarana ibadah,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan pengelola pura, Wayan, menjelaskan pembangunan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, selain menjadi tempat ibadah umat Hindu dari Kabupaten Tangerang dan daerah sekitarnya, pura juga dimanfaatkan sebagai lokasi studi banding perguruan tinggi, kegiatan pembelajaran bagi pelajar, hingga lokasi foto pranikah.

“Setiap tahun tempat ini digunakan untuk kegiatan edukasi oleh sekolah-sekolah dan berbagai institusi pendidikan lainnya. Kami juga membuka tempat ini bagi masyarakat yang ingin melakukan foto prewedding atau sekadar berkunjung. Tidak ada tarif yang ditentukan, hanya tersedia kotak amal secara sukarela,” ujar Wayan. (*)

LAINNYA