Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Legok, BPBD Distribusikan Air untuk 85 KK

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Jul 2026 15:30 29 Nazwa

TANGERANG | TD – Musim kemarau yang ditandai dengan rendahnya intensitas hujan memicu krisis air bersih di Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Sebanyak 85 kepala keluarga (KK) terdampak kesulitan mendapatkan air bersih sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.

Camat Legok, M. Yusuf Fachroji, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai langkah cepat pemerintah dalam merespons kesulitan air yang dialami masyarakat. Penyaluran bantuan akan terus dilakukan selama kebutuhan warga masih belum terpenuhi.

“Saat ini sekitar 85 kepala keluarga terdampak kesulitan mendapatkan air bersih akibat rendahnya intensitas hujan. Kami bersama BPBD Kabupaten Tangerang terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih warga,” kata Yusuf Fachroji kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, di lokasi terdampak tersedia empat tangki penampungan air. Namun, hanya tiga tangki yang dapat dimanfaatkan karena satu tangki berada di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pengangkut air.

“Dari empat tangki yang tersedia, tiga tangki dapat digunakan dengan kapasitas total sekitar 8.050 liter. Dua tangki berkapasitas 3.050 liter sudah terhubung dengan jaringan pipa ke rumah-rumah warga, sedangkan satu tangki berkapasitas 5.000 liter masih digunakan secara manual,” jelasnya.

Menurut Yusuf, Pemerintah Desa Cirarab telah lebih dahulu melakukan upaya penanganan dengan menyalurkan bantuan air bersih sebelum BPBD turun ke lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

“Upaya penanganan sudah dilakukan sebelumnya oleh Pemerintah Desa Cirarab. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan BPBD agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Legok bersama BPBD Kabupaten Tangerang akan terus memantau kondisi di lapangan selama musim kemarau. Distribusi air bersih akan disesuaikan dengan kebutuhan warga hingga pasokan air kembali normal. (*)

LAINNYA