Jalan Hingga Drainase Dibangun, Pemkot Tangsel Mulai Tata Perkampungan Keranggan

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Jul 2026 22:15 41 Nazwa

KOTA TANGSEL  | TD – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meninjau penataan kawasan perkampungan di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu. Penataan tersebut difokuskan pada peningkatan infrastruktur dasar agar kualitas lingkungan permukiman warga semakin baik.

Dari hasil peninjauan, pilar menunjukkan sejumlah ruas jalan lingkungan sudah perlu diperbaiki. Karena itu, Pemerintah Kota Tangsel melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) mulai mengerjakan berbagai pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

“Beberapa ruas jalan perkampungan memang sudah harus diperbaiki. Akan ada pembangunan paving block, drainase menggunakan U-Ditch ukuran 30×30 dan 40×40 sepanjang 4.000 meter,” kata Pilar. Rabu, (8/7/2026).

Selain jalan dan drainase, Pemkot Tangsel juga akan membangun pagar pengaman di titik yang dinilai rawan, terutama di ruas jalan utama yang berpotensi membahayakan pengguna jalan pada malam hari.

Tak hanya itu, pembangunan juga mencakup pemasangan dinding penahan tanah (DPT) menggunakan pasangan batu kali, pembangunan gapura, hingga penambahan penerangan jalan umum (PJU).

Menurut Pilar, selain program Tangsel Terang yang dijalankan Dinas Perhubungan, Dinas Perkim juga akan memasang lampu tenaga surya (solar cell) di sejumlah titik.

“Kita pastikan lima RW yang terdiri dari 12 RT di Kelurahan Keranggan ini tertata dengan baik. Harapannya kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat semakin baik, lebih rapi, bersih, dan nyaman,” ujarnya.

Pilar menegaskan, penataan tahap awal masih difokuskan pada penyediaan infrastruktur dasar. Sementara konsep perkampungan tematik akan dikembangkan pada tahap berikutnya apabila ada usulan dari masyarakat.

Ke depan, kawasan tersebut berpeluang dikembangkan melalui program bank sampah, urban farming, hingga konsep kampung berbasis potensi lokal seperti UMKM atau wisata.

“Yang paling penting sekarang infrastruktur dasarnya dulu. Jalan, saluran air, lampu, pemagaran, gapura kita lengkapi supaya standar kampung tidak kalah dengan kawasan perumahan,” ucapnya.

Pilar menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada Desember 2026. Penataan itu mencakup kawasan seluas sekitar 23 hektare yang meliputi lima RW dan 12 RT di Kelurahan Keranggan.

Untuk akses jalan utama, Pilar memastikan kondisinya sudah baik karena telah diaspal pada tahun sebelumnya. Sementara pekerjaan kali ini difokuskan pada jalan-jalan lingkungan.

“Jalan lingkungan akan kita bongkar dan diganti dengan paving block baru agar lebih rapi, lebih cantik, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA