Puluhan Warga Keranggan Kesulitan Air Bersih, BPBD Salurkan 4.000 Liter Air

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Jul 2026 22:45 27 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Sebanyak 22 kepala keluarga (KK) di Kampung Koceak RT 02/RW 01, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, kesulitan air bersih akibat musim kemarau panjang.

Sekretaris BPBD Kota Tangsel, Essa Nugraha, mengatakan pihaknya telah meninjau langsung lokasi terdampak dan mendapati warga mulai kesulitan memperoleh air bersih akibat sumur yang mengering.

“Memang saat ini kekeringan terjadi seiring musim kemarau. Tadi saya juga bertanya kepada warga, sumur mereka sudah mengering,” ujar Essa. Rabu, (8/7/2026).

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kota Tangsel menyalurkan sebanyak 4.000 liter air bersih kepada puluhan keluarga yang terdampak.

“Kami mengirimkan 4.000 liter air bersih bersama tim untuk membantu mendistribusikan kepada puluhan keluarga yang terdampak kekeringan,” katanya.

Essa menegaskan, bantuan air bersih tidak hanya diberikan kepada lokasi yang telah didatangi pemerintah. Masyarakat di wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih juga diminta segera melapor agar bantuan dapat segera disalurkan.

“Siapa pun yang membutuhkan, silakan laporkan BPBD, maupun melalui pihak kelurahan. Di mana pun ada titik rawan kekeringan, segera informasikan agar masyarakat bisa mendapatkan bantuan air bersih,” ujarnya.

Essa mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mulai terjadi kekeringan di lingkungannya sehingga distribusi air bersih dapat dilakukan lebih cepat selama musim kemarau berlangsung.

Sementara, Ketua RW 01 Kelurahan Keranggan, Rosi, mengatakan untuk wilayah yang terdampak berada di jalur kiri Kampung Sawah dengan jumlah sekitar 20-22 kepala keluarga.

Ia menyebut kekeringan mulai dirasakan warga sekitar sepekan terakhir. Lokasi distribusi dipilih di titik tengah agar dapat dijangkau warga dari beberapa RT.

“Tahun lalu alhamdulillah tidak terjadi kekeringan. Tahun ini warga kembali mengalami kesulitan air, sehingga bantuan ini sangat membantu. Respons BPBD juga cepat, begitu air datang warga langsung mengambil karena memang sedang membutuhkan,” tutupnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA