Pengunjung mengamati sejumlah karya dalam Pocket Art Exhibition di TSpace Bintaro, Kota Tangerang Selatan. Pameran ini menampilkan 252 karya berukuran 10 x 10 sentimeter hasil kreasi 149 perupa dari Indonesia dan mancanegara. (Foto: Ist) KOTA TANGSEL | TD – Sebanyak 149 seniman rupa (perupa) dari Indonesia dan mancanegara memamerkan 252 karya dalam ‘Pocket Art Exhibition’ yang resmi dibuka di TSpace Bintaro, Rabu (1/7/2026). Seluruh karya ditampilkan dalam format seragam berukuran 10 x 10 sentimeter, membuktikan bahwa ide besar tak selalu lahir dari kanvas besar.
Pameran yang dibuka oleh Chesna Anwar itu menghadirkan karya dua dimensi dan tiga dimensi hasil kurasi perupa senior sekaligus pensiunan dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Dick Syarir. Meski berukuran mungil, setiap karya menawarkan karakter, teknik, dan gagasan yang berbeda.
Menurutnya, pameran ini menunjukkan bahwa kreativitas tidak ditentukan oleh ukuran media, melainkan oleh kekuatan ide dan keberanian bereksperimen.
“Kreativitas adalah fondasi kemajuan sebuah bangsa. Inovasi lahir dari keberanian untuk melihat sesuatu secara berbeda, dan seni adalah salah satu ruang terbaik untuk melatih cara berpikir tersebut,” ujar Chesna. Minggu, (5/7/2026).
Founder Jakarta Pocket Art Project, Machfoed Gembong, mengatakan Pocket Art Exhibition lahir sebagai ruang apresiasi yang inklusif bagi para perupa, baik yang telah dikenal maupun pendatang baru.
“Yang dinilai bukan lagi besar kecilnya karya, melainkan kekuatan konsep, teknik, dan karakter visualnya. Di situlah daya tarik Pocket Art,” kata Gembong.
Ia berharap Pocket Art Exhibition dapat menjadi agenda tahunan yang mempertemukan seniman, kolektor, kurator, galeri, dan masyarakat sekaligus memperluas jejaring seni Indonesia hingga tingkat internasional.
Sementara itu, Owner DigitalCom, Agung Kirasave, mengungkapkan antusiasme peserta begitu tinggi hingga panitia harus membatasi jumlah perupa yang ikut berpameran karena keterbatasan ruang.
“Open call Pocket Art menjadi viral. Ini membuktikan pameran seni yang dikemas dengan konsep kreatif mampu menarik perhatian banyak seniman,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Chesna Anwar menilai Pocket Art Exhibition membuktikan kreativitas tidak ditentukan oleh ukuran media, melainkan oleh kekuatan gagasan dan keberanian bereksperimen.
“Melalui ratusan karya berukuran 10 x 10 sentimeter, Pocket Art Exhibition menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung sekaligus menegaskan bahwa karya kecil mampu menyampaikan pesan yang besar,” pungkasnya. (*)