TANGERANG | TD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mempersiapkan pengamanan menjelang Idulfitri serta arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pendopo Bupati Tangerang pada Selasa (10/3/2026).
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan bahwa rakor ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah bersama unsur Forkopimda dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang dan selama perayaan Idulfitri.
“Kami ingin memastikan seluruh perangkat daerah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait telah melakukan berbagai persiapan agar arus mudik dan perayaan Idulfitri di Kabupaten Tangerang dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif,” ujar Maesyal.
Ia menjelaskan, sejumlah sektor telah menyiapkan langkah antisipatif, mulai dari pengamanan wilayah, pengaturan arus lalu lintas, pelayanan kesehatan, hingga pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok masyarakat.
Menurutnya, kerja sama lintas instansi menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran dapat berjalan secara optimal.
“Sinergi antarinstansi sangat diperlukan supaya pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik hingga libur Lebaran bisa berjalan maksimal,” katanya.
Lebih lanjut, Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang akan memperkuat koordinasi dengan pihak kepolisian dan Satpol PP dalam pengaturan lalu lintas serta pengamanan di sejumlah titik strategis. Sebanyak 19 pos pengamanan telah disiapkan, yang terdiri dari 15 pos pantau dan 4 pos gabungan.
“Pos-pos tersebut diharapkan dapat membantu pengawasan sekaligus mengendalikan arus kendaraan agar mobilitas masyarakat selama mudik tetap lancar,” jelasnya.
Di sisi lain, Satpol PP Kabupaten Tangerang juga akan turut serta dalam pengamanan mulai 14 hingga 25 Maret 2026 dengan menurunkan ratusan personel di sejumlah lokasi.
“Sebanyak 277 personel Satpol PP akan disiagakan di 10 pos pengamanan serta 9 titik objek wisata untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama masa libur Lebaran,” ungkapnya.
Dari sektor keamanan, pihak kepolisian juga telah menyiapkan personel untuk mendukung pengamanan. Polresta Tangerang mengerahkan total 232 personel, dengan rata-rata 184 personel yang bertugas setiap hari, termasuk pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan saat Lebaran.
“Selain itu, Polres Metro Tangerang Kota juga siap menjalankan pengamanan dalam Operasi Ketupat Jaya 2026 dengan menyiapkan tujuh pos pengamanan di wilayah hukumnya,” tambahnya.
Sementara itu, dari sisi pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang akan membuka pos kesehatan mulai 14 Maret 2026. Sebanyak 264 tenaga kesehatan akan disiagakan selama 24 jam di berbagai pos pengamanan, serta di lokasi wisata hingga pukul 21.00 WIB.
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menambahkan bahwa pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran agar tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat.
“Memang terdapat sedikit kenaikan pada beberapa komoditas, namun secara umum masih relatif stabil. Kami terus memantau terutama komoditas penting seperti daging dan cabai rawit agar pasokan dan harganya tetap terkendali,” ujar Intan. (*)