Langkah Nyata Atasi Banjir, Andra Soni Susuri Kali Angke Sepanjang 10 Kilometer

waktu baca 3 menit
Rabu, 23 Jul 2025 21:51 191 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Gubernur Banten Andra Soni tengah susuri Kali Angke sepanjang lebih dari 10 kilometer di kawasan Kali Angke, Tangerang. Pada, Rabu 23 Juli 2025.

Pantauan dilokasi terlihat Gubernur Andra Soni menaiki perahu karet bersama wali Kota Tangerang, Sachrudin, walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, Kepala BPBD Tangsel, Sutang Suprianto dan Kepala BBWSCC David Partonggo Oloan Marpaung.

Gubernur Banten bersama jajaran meninjau kondisi Kali Angke menggunakan perahu karet. (Foto: Ist)

Andra menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus respons langsung terhadap persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

“Proses susur sungai ini adalah bentuk harapan besar yang dititipkan kepada kami (pemerintah Provinsi Banten) sepanjang lebih 10 kilometer mulai dari titik di wilayah Kota Tangsel, Fortune hingga ke wilayah kota Tangerang, Bendungan Polor,” ujar Andra.

Menurut Andra, pihaknya tengah memberikan gambaran nyata terhadap kondisi lapangan. Ia menyebut, apa yang sebelumnya hanya berupa laporan kini bisa dilihat langsung, termasuk bekas dampak banjir yang terjadi pada awal Juli lalu.

“Hasil pengamatan ini menjadi dasar untuk menyusun langkah konkret dan jangka panjang. Kami ingin melihat langsung permasalahan, lalu menyepakati tindakan yang bisa segera diambil,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa ada beberapa unsur yang menyebabkan banjir yang tak kunjung selesai seperti, penyempitan sungai akibat sedimentasi dan tanah timbul, pedangkalan alur sungai serta proyek tanggul yang belum rampung, sehingga debit sungai meningkat.

Andra juga menyoroti keberadaan Bendungan Polor yang diduga sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi kekinian. Ia meminta pihak BBWS CC dan dinas teknis untuk segera melakukan kajian ulang terhadap bendung tersebut, guna mencari solusi terbaik.

“Kami juga akan menugaskan kepala dinas untuk berkoordinasi dan menyusun langkah konkret. Kita akan berbagi tugas. Insya Allah, dalam waktu dekat akan mulai terlihat perubahan meski sedikit demi sedikit,” katanya.

Sementara, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menyatakan pihaknya berkomitmen dalam menangani persoalan banjir, khususnya yang bersumber dari aliran sungai atau kali yang bermuara ke Kali Angke.

Benyamin mengungkap sejumlah rencana taktis yang akan segera dijalankan. Menurut Benyamin, ada sejumlah aliran kali yang turut berkontribusi terhadap kondisi Kali Angke, antara lain Kali Cibenda, Kali Serua atau yang dikenal Maharta, dan Kali Cantika.

“Semuanya bermuara ke Kali Angke. Maka kita akan lakukan pemetaan melalui pemantauan udara atau drone, untuk melihat mana yang menjadi tanggung jawab BBWSCC dan mana yang bisa dikerjakan bersama,” ujar Benyamin.

Ia menyebut bahwa akan melakukan langkah taktis yang bisa segera dijalankan. Benyamin menegaskan pentingnya menyampaikan seluruh data ke Balai Besar Wilayah Sungai BBWSCC, sebagai pihak yang memiliki kewenangan atas sungai-sungai tersebut.

“Kalau soal turap, relatif di Tangsel sudah kita lakukan. Yang belum, ya kita dorong. Tapi data lengkap akan kita kirim ke balai,” tutupnya. (Idris Ibrahim).

LAINNYA