hpn2024
BeritaLingkunganPertanianTeknologiTips

3 Alternatif Ramah Lingkungan Meminimalisir Dampak Pestisida

65
×

3 Alternatif Ramah Lingkungan Meminimalisir Dampak Pestisida

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi dari meminimalisir dampak negatif pestisida. Petani milenial diharapkan mengetahu cara pengendalian hama penyakit yang tepat untuk meminimalisir dampak negatif penggunaan pestisida. (Foto: Pixabay @MariaKray)
Bagikan:

PERTANIAN | TD – Setelah mengetahui betapa berbahayanya dampak negatif dari penggunaan pestisida, petani milenial diharap dapat menggunakan pestisida dengan bijak dan bertanggung jawab.

Caranya dengan selalu menerapkan dosis yang dianjurkan, menggunakan alat pengaman ketika mengaplikasikan, serta menghitung untung ruginya sebelum menggunakan pestisida.

Beberapa alternatif ramah lingkungan sebenarnya telah tersedia untuk meminimalisir dampak penggunaan pestisida dalam budidaya tanaman. Di antaranya:

1. Menggunakan pestisida alami.

Terdapat berbagai ekstrak tumbuhan atau mikroorganisme tertentu yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama penyakit tanaman.

Misalnya larutan dari rendaman bawang merah dan bawang putih yang dapat disemprotkan untuk mengusir kutu daun, atau larutan rendaman daun tembakau untuk mengusir ulat-ulat kecil.

2. Menggunakan benih atau bibit dari varietas unggul atau tahan hama penyakit.

Telah banyak tersedia varietas unggul yang diperoleh dengan teknologi pemuliaan tanaman maupun dengan rekayasa genetika. Teknologi ini, antara lain, bertujuan untuk membuat tanaman yang lebih tahan terhadap hama penyakit tertentu.

Misalnya benih padi varietas Ciherang yang tahan terhadap serangan wereng coklat, benih cabai Columbus tahan terhadap virus gemini atau bulai, dan benih tomat Servo yang tahan serangan virus dan hama yang sering mengganggu saat cuaca tak menentu.

3. Menggunakan metode pengendalian hama terpadu.

Metode ini menggabungkan pengendalian dengan cara mekanis, biologis, kimiawi, dan pendekatan budaya. Metode ini juga dikenal sebagai Integrated Pest Management (IPM).

Langkah-langkah IPM yaitu dengan identifikasi hama, menetapkan ambang batas tindakan pengendalian, pemantauan populasi hama dan penyakit, pencegahan serangan, dan pengendalian hama penyakit.

Dalam pengendalian, yang merupakan langkah akhir dari IPM, penggunaan pestisida diutamakan pada alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Dengan menggunakan cara-cara kombinasi tersebut, petani milenial dapat meminimalisir dampak, dan bahkan biaya, dari penggunaan pestisida. (Pat)

Bagikan: