Tasyakuran May Day 2026 di Masjid Agung Al-Amjad, Pemkab Tangerang Santuni Anak Yatim

waktu baca 3 menit
Jumat, 1 Mei 2026 11:21 39 Nazwa

TANGERANG | TD — Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan tasyakuran dan santunan anak yatim dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Kamis malam (30/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid tersebut mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja.” Acara ini menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah, pekerja, serikat buruh, dan dunia usaha dalam membangun hubungan industrial yang harmonis.

Rangkaian kegiatan peringatan May Day tahun ini dikemas berbeda melalui kegiatan religius dan sosial, yakni tasyakuran bersama serta pemberian santunan kepada anak yatim. Langkah ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial sebagai bagian dari nilai perjuangan kaum pekerja.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, di antaranya Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Rudi Lesmana. Turut hadir pula perwakilan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang serta serikat pekerja tingkat perusahaan se-Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi guna mendorong kemajuan industri, kesejahteraan pekerja, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kita tidak hanya menciptakan stabilitas, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi kemajuan daerah, industri, dan kesejahteraan pekerja,” ujar Maesyal.

Ia menegaskan bahwa peringatan May Day bukan sekadar momentum penyampaian aspirasi pekerja, tetapi juga menjadi refleksi bersama untuk membangun dunia kerja yang lebih adil dan manusiawi.

“Peringatan May Day bukan hanya menjadi momentum untuk menyuarakan aspirasi pekerja, tetapi juga menjadi refleksi bersama,” imbuhnya.

Menurutnya, kontribusi buruh memiliki peran besar sebagai fondasi utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Di balik setiap capaian ekonomi, terdapat tenaga, pikiran, dan dedikasi para pekerja yang menjadi penggeraknya.

Bupati juga menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis, tidak hanya untuk menghindari konflik, tetapi juga membangun dialog terbuka, saling menghargai, serta mencari solusi bersama.

“Hubungan industrial yang harmonis ini bukan hanya tentang menghindari konflik, namun juga membangun dialog, saling menghargai, dan mencari solusi bersama serta menciptakan stabilitas agar dapat membuka peluang yang lebih besar bagi semua pihak,” jelasnya.

Ia turut mengapresiasi peran buruh dan serikat pekerja yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan peringatan May Day melalui kegiatan tasyakuran dan aksi sosial.

“Terima kasih dan apresiasi kepada para buruh yang bersama-sama berkolaborasi merayakan May Day dengan kegiatan tasyakuran dan berbagai kepedulian sosial yang memiliki makna mendalam sebagai pengingat pentingnya nilai kemanusiaan di tengah dinamika dunia kerja,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja serta perlindungan bagi pekerja.

“Mari kita bangun komunikasi yang lebih baik, perkuat sinergi, dan ciptakan inovasi bersama demi terwujudnya Kabupaten Tangerang yang maju, industri yang kuat, dan pekerja yang sejahtera,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Rudi Lesmana menyampaikan bahwa peringatan May Day tahun ini sengaja dikemas dengan pendekatan yang lebih humanis dan penuh nilai kebersamaan.

Menurutnya, kegiatan tasyakuran dan santunan anak yatim menjadi simbol bahwa peringatan Hari Buruh tidak hanya identik dengan aksi, tetapi juga kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. May Day harus menjadi momentum memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berkomitmen menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif, produktif, dan berkeadilan melalui kolaborasi lintas sektor.

Peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Tangerang diharapkan tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjuangan buruh, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial demi terciptanya kemajuan industri yang berkelanjutan. (*)

LAINNYA