Survei Menteri Prabowo: Teddy Indra Wijaya Puncaki Penilaian Publik, Purbaya Yudhi Sadewa Langsung Melejit

waktu baca 2 minutes
Selasa, 21 Okt 2025 20:07 0 Nazwa

JAKARTA | TD — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menempati posisi teratas sebagai menteri yang paling tepat menduduki jabatannya versi survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO). Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru menjabat sebagai Menteri Keuangan, langsung melejit ke tiga besar dengan tingkat penilaian tinggi dari publik.

Hal itu terungkap dalam survei IPO bertajuk “Satu Tahun Pemerintahan: Evaluasi dan Catatan Publik” yang dilakukan pada 9–17 Oktober 2025.

Hasil survei menunjukkan Teddy Indra Wijaya mendapat apresiasi publik tertinggi sebesar 85,1 persen, disusul Nasaruddin Umar (Menteri Agama) 71,2 persen, dan Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan) 70,8 persen.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, capaian keduanya mencerminkan konsistensi kinerja dan profesionalisme yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Teddy Indra Wijaya mendapat penilaian sangat tinggi karena dianggap berhasil menjaga koordinasi antarkementerian tetap solid dan efisien. Publik menilai gaya kepemimpinannya tenang dan efektif,” ujar Dedi dalam rilis survei IPO dan diskusi media di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa, yang belum lama bergabung dalam kabinet, langsung menarik perhatian publik berkat kebijakan fiskal yang dinilai adaptif dan kredibel.

“Sebagai menteri baru, Purbaya menunjukkan performa yang cepat dan terukur. Publik melihat adanya arah kebijakan ekonomi yang stabil dan transparan,” lanjut Dedi.

Menurut Dedi, tren positif ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai mengapresiasi figur teknokratis yang bekerja berdasarkan data dan hasil konkret.

“Keduanya menjadi contoh bahwa pendekatan berbasis kinerja dan komunikasi kebijakan yang jernih dapat membangun kepercayaan publik dengan cepat,” tambahnya.

Survei IPO ini melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi di Indonesia dengan metode Stratified Multistage Random Sampling (SMRS), margin of error ±2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dedi menegaskan, hasil survei ini juga menjadi indikator penting bagi Presiden dalam melakukan evaluasi kabinet.

“Menteri dengan performa tinggi seperti Teddy dan Purbaya memperlihatkan bahwa profesionalisme tetap menjadi nilai utama di mata publik,” pungkasnya. (*)

LAINNYA