Pecah! Ratusan Dancer Hentak Royal Baroe 12 Jam Nonstop, Agis Turun Langsung Sapa Warga

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 13:41 52 Deni Kusuma

KOTA SERANG – Suasana meriah dan penuh energi mewarnai gelaran Banten 12 Jam Menari yang digelar di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Minggu (3/5/2026). Ratusan penari tampil tanpa henti selama 12 jam, menyuguhkan atraksi spektakuler yang memadukan tarian tradisional hingga modern dance.

Acara yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB ini dipusatkan di Perempatan Taman Sari. Desain panggung yang terbuka membuat lautan penonton memadati area sekitar, bahkan hingga ke dalam kawasan Pasar Royal. Meski dipadati pengunjung, aktivitas jual beli di pasar tetap berjalan lancar.

Tak hanya memenuhi jalanan, antusiasme warga juga terlihat dari sejumlah orang yang rela naik ke atap ruko di sekitar lokasi demi menyaksikan pertunjukan. Aksi para penari semakin memukau saat mereka tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga turun langsung ke jalan, menciptakan pertunjukan berlapis yang membuat suasana semakin “pecah”.

Di tengah kemeriahan tersebut, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, tampak aktif berkeliling area acara. Ia menyapa warga secara langsung, berbaur dengan penonton, hingga melayani ajakan swafoto dari masyarakat.

Agis memilih menikmati pertunjukan dari tengah kerumunan, bukan dari atas panggung. Kehadirannya di tengah warga menjadi bukti kedekatannya dengan masyarakat. Ia juga terlihat menyempatkan diri membeli makanan dan minuman dari para pedagang di sekitar lokasi.

Dalam kesempatan itu, Agis menegaskan komitmen Pemerintah Kota Serang untuk terus menghadirkan berbagai event serupa ke depan.

“Tidak hanya sampai di sini. Ke depan akan ada banyak acara yang kita selenggarakan. Tidak hanya seni tari, tapi juga kesenian lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan event seperti ini merupakan langkah strategis untuk mendorong Kota Serang menjadi “Kota Event”, sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Dengan meningkatnya kunjungan, diharapkan roda perekonomian masyarakat ikut bergerak. Salah satu upaya yang tengah digagas adalah pembangunan pasar seni sebagai wadah bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Ke depan, kita juga akan buatkan pasar seni,” tambahnya.

Gelaran Banten 12 Jam Menari ini pun menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara seni, budaya, dan ekonomi mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas Kota Serang sebagai kota yang hidup dengan berbagai event kreatif.

LAINNYA