Pemkab Tangerang Perkuat Keselamatan dan Konektivitas Transportasi di Momentum Harhubnas 2026

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Sep 2026 13:45 25 Nazwa

TANGERANG | TD — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menegaskan komitmennya untuk memperkuat keselamatan dan konektivitas transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan serta mendukung mobilitas masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tangerang yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (21/9/2026).

Bupati Tangerang, H. Moch. Maesyal Rasyid, yang memimpin upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Perhubungan RI mengatakan, keselamatan transportasi tidak boleh hanya dimaknai sebagai pemenuhan aturan dan kelengkapan administratif.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi budaya yang diterapkan secara nyata dalam setiap aktivitas transportasi.

“Keselamatan adalah tanggung jawab moral, bukan hanya sekadar formalitas memenuhi kelengkapan administrasi semata, tetapi harus menjadi budaya. Standar keselamatan harus hidup di lapangan,” tegas Maesyal.

Keselamatan dan Konektivitas Harus Berjalan Bersama

Maesyal mengatakan, peringatan Harhubnas 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.” Tema tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin bergantung pada transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun kegiatan ekonomi.

Ia menjelaskan, transportasi memiliki fungsi yang luas, tidak hanya berkaitan dengan kendaraan dan pembangunan infrastruktur. Sistem transportasi juga berperan menghubungkan masyarakat dengan berbagai kebutuhan, seperti sekolah dan fasilitas kesehatan, serta mempertemukan sentra produksi dengan pasar.

“Transportasi tidak bisa hanya dipandang sebagai persoalan kendaraan maupun pembangunan infrastruktur. Transportasi memiliki fungsi yang jauh lebih luas, mulai dari menghubungkan masyarakat dengan sekolah dan fasilitas kesehatan, mempertemukan sentra produksi dengan pasar, hingga mendukung distribusi pangan dan menggerakkan perekonomian,” ungkapnya.

Karena itu, aspek keselamatan dan konektivitas dinilai perlu berjalan beriringan. Ketika kondisi tidak memungkinkan untuk menjamin keselamatan, operasional transportasi harus dapat dihentikan. Namun, alternatif konektivitas juga perlu disiapkan agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak terputus.

“Sektor transportasi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari bencana hingga gangguan perjalanan dan kecelakaan. Karena itu, standar keselamatan dan kelancaran konektivitas harus benar-benar diterapkan oleh seluruh insan perhubungan,” tegasnya.

Perkuat Pengawasan dan Pemanfaatan Teknologi

Upaya meningkatkan kualitas transportasi di Kabupaten Tangerang juga diarahkan melalui pemanfaatan teknologi dan data. Maesyal menyebut transformasi digital tidak semata-mata menghadirkan aplikasi atau sistem baru, tetapi harus memberikan dampak terhadap pengawasan, kepatuhan, serta pengelolaan logistik.

Teknologi diharapkan dapat membantu menciptakan sistem transportasi yang lebih transparan dan tertib sehingga pengelolaannya dapat semakin menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

“Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Mari kita menyatukan tekad dan melangkah bersama untuk menghubungkan Indonesia, menghubungkan Kabupaten Tangerang, demi masa depan yang lebih maju,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jaenudin mengatakan, momentum Harhubnas menjadi pengingat bagi jajaran Dishub untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi.

Ia menegaskan, tugas Dishub tidak hanya berkaitan dengan pengaturan lalu lintas, tetapi juga memastikan layanan transportasi dapat memberikan keamanan, kenyamanan, ketertiban, dan kelancaran mobilitas masyarakat.

“Dishub tidak hanya berbicara mengenai pengaturan lalu lintas, tetapi bagaimana seluruh layanan transportasi dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian bagi masyarakat. Keselamatan menjadi bagian penting yang harus terus kita perkuat dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Jaenudin.

Menurut Jaenudin, perkembangan Kabupaten Tangerang turut meningkatkan kebutuhan terhadap sistem transportasi yang semakin terintegrasi. Untuk itu, pengelolaan transportasi perlu dilakukan secara adaptif melalui penguatan pengawasan, pelayanan di lapangan, koordinasi lintas sektor, serta pemanfaatan teknologi.

“Kami akan terus meningkatkan pelayanan dan pengawasan di lapangan. Teknologi dan data juga harus dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan transportasi, sehingga kebijakan yang dilakukan semakin tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Rangkaian Harhubnas

Dalam rangkaian upacara tersebut, Pemkab Tangerang juga melakukan penyerahan secara simbolis SK kenaikan pangkat kepada 496 pegawai serta SK pensiun kepada 33 pegawai yang memasuki masa purna bakti terhitung mulai 1 Oktober 2026.

Selain itu, Pemkab Tangerang meluncurkan Logo Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang dengan tema “Terus Bergerak, Semakin Berdampak.”

Peluncuran logo tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus simbol semangat kemajuan Kabupaten Tangerang dalam melanjutkan pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)

LAINNYA