KOTA TANGSEL | TD — Proyek pelebaran Jalan Maruga Raya di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terus berlanjut. Dalam tahapan berikutnya, Pemkot Tangsel menargetkan pembebasan lahan yang mencakup bangunan SDN Serua 1.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Ahmad Fatullah, mengatakan lahan SDN Serua 1 telah masuk dalam rencana pembebasan tanah untuk mendukung pelebaran jalan tersebut.
Namun, proses pembebasan dan pembongkaran sekolah belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya, bangunan tersebut masih digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar.
“SD itu sebenarnya jadi target buat pembebasan tanah kita. Cuma karena itu masih dihuni atau digunakan sama SD, jadi masih belum bisa,” ujar Fatullah, Rabu, (4/11/2026).
Menurutnya, Pemkot Tangsel harus terlebih dahulu menyiapkan lokasi pengganti agar aktivitas pendidikan para siswa tidak terganggu.
Skema yang disiapkan yakni membebaskan lahan baru, kemudian membangun fasilitas sekolah pengganti sebelum bangunan SDN Serua 1 yang lama dibongkar.
Salah satu opsi lokasi pengganti yang tengah dipertimbangkan adalah lahan kosong di bagian belakang sekolah saat ini. Dengan skema tersebut, posisi sekolah nantinya dapat bergeser ke belakang sehingga bagian depan bisa dimanfaatkan untuk pelebaran jalan.
“Iya, kita cari tempatnya dulu. Nanti kalau enggak, bingung untuk sekolahnya. Kayaknya di belakangnya. Kemungkinan di belakangnya, kemungkinan ya. Jadi nanti kalau depan kita pas-pas, mungkin bisa mundur ke belakang,” jelasnya.
Selain SDN Serua 1, area SPBU yang berada persis di depan Kantor Wali Kota Tangsel juga masuk dalam rencana pembebasan lahan.
Meski demikian, pembebasan area SPBU belum menjadi prioritas dalam waktu dekat. Pemkot masih menunggu ketersediaan anggaran untuk melanjutkan tahapan tersebut.
“Ya, nunggu anggaran juga. Saya nunggu anggaran. Jadi, nunggu anggarannya ada, baru kita. Tapi minimal berarti pembebasannya dulu, prioritas,” kata Fatullah.
Dari sisi perencanaan teknis, pelebaran Jalan Maruga Raya ditargetkan memiliki lebar sekitar 14 meter, menyamai ruas jalan yang saat ini sudah melalui proses pembebasan dan pembongkaran.
Sementara itu, jika dihitung secara keseluruhan hingga area bangunan ruko di sekitarnya, lebar kawasan jalan tersebut direncanakan mencapai sekitar 22 hingga 24 meter.
Fatullah menyebutkan, Pemkot Tangsel menargetkan seluruh rangkaian proyek pelebaran Jalan Maruga dapat diselesaikan pada 2029.
Namun, target tersebut sangat bergantung pada ketersediaan anggaran, terlebih pemerintah daerah saat ini juga tengah melakukan efisiensi belanja.
“Target kita sih sebenarnya 2029 sudah beres semua. Tapi lagi-lagi tergantung anggarannya. Karena sekarang juga lagi efisiensi. Jadi, mudah-mudahan bisa,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)