Pemkab Tangerang Libatkan KMPI dalam Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan

waktu baca 3 menit
Jumat, 18 Sep 2026 20:52 28 Nazwa

TANGERANG | TD — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan melibatkan Komite Muda Perempuan Indonesia (KMPI) Kabupaten Tangerang dalam agenda sosialisasi dan edukasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan yang akan digelar pada Oktober mendatang.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengatakan keterlibatan KMPI menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan dalam mencegah sekaligus menangani persoalan kekerasan yang masih terjadi di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-6 KMPI Kabupaten Tangerang di Kantor Desa Cikupa, Jumat (18/9/2026).

Menurut Intan, pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga keberadaan organisasi dan kader perempuan di tengah masyarakat dinilai penting untuk memperluas edukasi serta pendampingan.

“Peringatan ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kader perempuan, khususnya KMPI, dalam menangani persoalan sosial di masyarakat,” ujar Intan.

Ia menilai edukasi menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah terjadinya kekerasan. Selain meningkatkan pemahaman masyarakat, keberanian perempuan untuk bersuara juga diperlukan agar berbagai persoalan kekerasan dapat lebih cepat diketahui dan ditangani.

“Dampak trauma akibat kekerasan sangat berbahaya karena dapat melekat seumur hidup. Karena itu, edukasi serta keberanian perempuan untuk bersuara menjadi kunci utama,” tegasnya.

Intan menjelaskan, persoalan kekerasan terhadap anak dan perempuan tidak hanya berdampak pada kondisi korban saat kejadian berlangsung. Trauma yang ditimbulkan juga dapat memengaruhi kehidupan korban dalam jangka panjang, termasuk mengganggu masa depan dan cita-cita mereka.

Karena itu, ia mendorong agar upaya pencegahan dilakukan secara berkelanjutan melalui sosialisasi yang menyasar masyarakat secara lebih luas. Dalam agenda yang direncanakan pada Oktober tersebut, KMPI akan dilibatkan untuk turut menyampaikan edukasi mengenai pencegahan kekerasan.

“Masalah kekerasan ini bukan soal gender, tetapi soal kapasitas, keberanian, dan ketulusan melayani dari semua pihak. Mari kita dorong lahirnya perempuan-perempuan Tangerang yang cerdas, mandiri, dan siap memimpin perubahan,” tandasnya.

Selain persoalan kekerasan, Intan juga mengapresiasi keberadaan KMPI yang selama enam tahun telah aktif hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, pengalaman KMPI dalam mengadvokasi berbagai persoalan sosial dapat menjadi modal penting dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Ia berharap sinergi tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Terima kasih atas dedikasi dan kekompakan KMPI yang selalu hadir di tengah masyarakat. Semoga di usia enam tahun ini, KMPI semakin kokoh akarnya, semakin kentara kekompakannya, semakin besar kepeduliannya, dan semakin kuat semangatnya untuk terus berkarya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KMPI Kabupaten Tangerang, Widia Wardani Djaiz, menegaskan pihaknya siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program yang berkaitan dengan persoalan perempuan dan masyarakat.

Selama enam tahun, KMPI konsisten mengadvokasi sejumlah isu di masyarakat, mulai dari pencegahan kekerasan seksual, penanganan stunting, hingga penyaluran bantuan sosial.

“Selama enam tahun ini KMPI terus hadir mengadvokasi masalah di masyarakat. Kami percaya, tanpa kolaborasi bersama pemerintah daerah, gerakan kami tidak akan bisa menjadi besar,” ujarnya.

Widia menambahkan, KMPI akan terus membangun kemitraan strategis dengan pemerintah daerah maupun organisasi lain yang memiliki visi dan misi sejalan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan gerakan perempuan sekaligus meningkatkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. (*)

LAINNYA