Jelang Porprov Banten 2026, PSSI Tangsel Seleksi 30 Pemain untuk Perebutkan 25 Tempat

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Sep 2026 19:29 20 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — PSSI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. Sebanyak 30 pemain saat ini masih bersaing dalam proses seleksi tim putra untuk memperebutkan sekitar 25 tempat di skuad utama.

Ketua Askot PSSI Tangsel, Erlangga Yudha Nugraha, mengatakan proses seleksi belum final. Pelatih masih memantau perkembangan pemain melalui latihan rutin dan sejumlah pertandingan uji coba.

“Untuk saat ini memang kami masih terus berlatih dan bertanding. Kami sudah menyeleksi kurang lebih 30 pemain dan prosesnya masih keluar masuk,” kata Erlangga, Senin (21/9/2026).

Menurut Erlangga, jumlah pemain tersebut masih memungkinkan berubah. PSSI Tangsel akan mengerucutkan komposisi tim hingga sekitar 25 pemain sesuai kebutuhan dan penilaian tim pelatih.

“Misalkan dari 30 ada lima orang masih kurang bagus, kita cari lagi lima orang. Kurang lebih seperti ini dan ini masih terus berjalan,” ujarnya.

Uji Coba Digelar Berkala

Selain latihan, PSSI Tangsel mengagendakan pertandingan uji coba untuk mengukur kesiapan tim. Saat ini, uji coba digelar sekitar dua pekan sekali.

Frekuensi pertandingan akan ditingkatkan menjadi satu kali dalam sepekan ketika pelaksanaan Porprov Banten 2026 semakin dekat. Uji coba tersebut sekaligus menjadi sarana bagi pelatih untuk melihat kemampuan pemain dalam situasi pertandingan.

Erlangga menegaskan, kualitas individu bukan satu-satunya pertimbangan dalam menentukan pemain yang masuk skuad. Kemampuan bekerja sama dan memahami permainan kolektif juga menjadi faktor penting.

“Ini kerja kelompok, bukan kerja individu. Yang diharapkan dari para pemain ini bisa bekerja sama dengan orang lain,” katanya.

Tim putra Tangsel dalam persiapan Porprov 2026 diasuh Sahroni Ambon. PSSI Tangsel juga mulai memetakan kekuatan sejumlah calon lawan yang akan dihadapi pada ajang tersebut.

Salah satu tim yang mendapat perhatian adalah Kota Tangerang. Erlangga menyebut kekuatan Kota Tangerang masih menjadi salah satu yang perlu diwaspadai berdasarkan pengalaman Porprov sebelumnya.

“Kalau lawan terberat sebetulnya masih sama kayak Porprov kemarin, dari Kota Tangerang,” ujarnya.

Target Juara di Hadapan Publik Sendiri

Sebagai tuan rumah Porprov Banten 2026, Tangsel memasang target tinggi untuk cabang olahraga sepak bola. PSSI Tangsel berharap tim putra mampu tampil maksimal hingga merebut gelar juara.

Namun, Erlangga mengakui persiapan menghadapi Porprov juga menghadapi tantangan dari sisi anggaran.

“Tangsel ini menjadi tuan rumah. Kita harus bisa maksimal sampai dengan juara. Walaupun memang anggaran menjadi lawan terberat,” tuturnya.

Sementara itu, kondisi tim putri dinilai relatif lebih siap karena komposisinya sudah cukup solid. Tim putri kini lebih banyak difokuskan pada latihan dan pertandingan uji coba untuk menjaga kesiapan serta ritme permainan.

Erlangga optimistis tim putri dapat memberikan hasil maksimal pada Porprov Banten 2026. Salah satu modal yang dimiliki adalah pengalaman bertanding di Gothia Cup, Swedia.

Dalam turnamen tersebut, tim putri Tangsel mencatat pengalaman internasional, termasuk kemenangan 3-0 atas salah satu sekolah sepak bola (SSB) asal Swedia.

“Kalau untuk putri saya optimistis juara. Karena punya pengalaman kemarin bertanding di Gothia Cup di Swedia,” pungkasnya.

Selain menyiapkan skuad, PSSI Tangsel juga berencana memberikan bonus kepada pemain sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih pada Porprov. Namun, besaran bonus masih menunggu pembahasan dan penganggaran bersama pemerintah daerah serta KONI. (Idris Ibrahim)

LAINNYA