Dari UMKM hingga Teknologi Drone, Tangsel Pamerkan Potensi Industri ke Delegasi Kamerun

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Okt 2026 18:33 33 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjajaki peluang kerja sama perdagangan dengan Kamerun melalui agenda business matching yang melibatkan pemerintah kota dan pengusaha dari negara Afrika tersebut.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, kunjungan delegasi Kamerun menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi industri dan produk unggulan daerah ke pasar internasional.

Menurut Benyamin, delegasi diajak melihat langsung berbagai sektor usaha yang berpotensi menjalin kerja sama dengan pelaku bisnis Kamerun.

Ia berharap pertemuan tersebut dapat membuka peluang transaksi dan kesepakatan bisnis antara pengusaha dari kedua wilayah.

“Produk yang diperkenalkan mencakup industri besar, menengah, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ucapnya. Kamis, (15/10/2026).

Benyamin menyebut delegasi Kamerun menunjukkan ketertarikan terhadap sejumlah sektor, mulai dari makanan, kesehatan, teknologi, hingga pendidikan.

“Tangsel juga memiliki potensi industri di bidang kimia, drone, dan teknologi kesehatan yang dinilai berpeluang dikembangkan melalui kemitraan internasional,” jelasnya.

Selain industri manufaktur, Benyamin menilai UMKM lokal memiliki kesempatan untuk memperluas pasar apabila didukung kesiapan usaha dan kelengkapan perizinan.

Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Tangsel mencapai 5,11 persen, dengan UMKM menjadi salah satu sektor yang berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

Meski demikian, Benyamin menegaskan bahwa kerja sama perdagangan khusus antara Pemkot Tangsel dan Kamerun belum terbentuk. Penjajakan ini menjadi langkah awal untuk memperluas hubungan bisnis internasional.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamerun, Agung Cahaya Sumirat, mengatakan peluang kerja sama kedua pihak terbuka di sektor pertanian, peternakan, teknologi, dan perdagangan produk.

Menurut Agung, ketertarikan delegasi Kamerun sejalan dengan prioritas pemerintah negara tersebut untuk meningkatkan kemampuan produksi melalui pengembangan teknologi dan sektor pertanian.

Ia mengungkapkan, sedikitnya empat letter of intent (LoI) telah dijajaki, disertai dokumen kerja sama antara Pemkot Tangsel dan empat pemerintah kota di Kamerun.

“Harapannya penjajakan tersebut dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret, termasuk kesepakatan bisnis antarpengusaha dan perluasan pasar bagi produk Indonesia,” harapnya.

Ia juga menilai perkembangan Tangsel sebagai kota modern yang memadukan pembangunan dengan pelestarian lingkungan dapat menjadi referensi bagi pemerintah kota di Kamerun.

Sementara itu, Konsul Kehormatan Indonesia di Kamerun, Dr. Raoul Ruben Njonou, mengatakan Tangsel dipilih karena memiliki perkembangan pesat dan potensi industri yang beragam.

“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi delegasi Kamerun untuk mempelajari pengelolaan wilayah, perkembangan industri, serta kemampuan produksi di Indonesia,” ucapnya.

Ia mengapresiasi kualitas produk yang diperkenalkan, terutama dari sisi penyelesaian akhir atau finishing yang dinilai sangat baik.

Raoul berharap pengusaha Kamerun dapat berinteraksi langsung dengan pelaku usaha Tangsel untuk membuka peluang pemasaran produk sekaligus bertukar pengetahuan dan teknologi. (Idris Ibrahim)

LAINNYA