Pabrik Kipas Angin di Pasar Kemis Tangerang Terbakar

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Nov 2026 21:57 57 Nazwa

TANGERANG | TD — Kebakaran terjadi di pabrik PT Desen Nusantara Anugrah, kawasan PT Luby Group, Kampung Gelam, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (6/11/2026). Pabrik yang memproduksi kipas angin itu mengalami kebakaran hebat hingga bangunannya hangus.

Api mulai diketahui sekitar pukul 11.10 WIB. Petugas keamanan yang berjaga melihat asap keluar dari gedung lantai dua. Saat diperiksa, api tiba-tiba menyembur dari pintu masuk ruangan dan dengan cepat membesar.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan api kemudian merambat ke bagian lain gedung. Kondisi ruangan yang tertutup dan dugaan gangguan instalasi listrik bertegangan tinggi diduga mempercepat penyebaran api.

Laporan kebakaran segera disampaikan kepada petugas pemadam kebakaran, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Sekitar pukul 11.20 WIB, tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Sepatan, Pasar Kemis, dan Rajeg tiba di lokasi. Bantuan tambahan kemudian datang dari Damkar Balaraja dan kendaraan tangki air Koramil 11/Pasar Kemis.

Petugas gabungan berjibaku memadamkan api yang membakar bangunan pabrik. Setelah sekitar tiga jam penanganan, api berhasil dipadamkan pada pukul 14.00 WIB.

Usai kejadian, Achmad Taufik mengingatkan pengelola kawasan industri dan pelaku usaha agar tidak mengabaikan aspek keselamatan bangunan, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik.

Ia meminta pemeriksaan instalasi listrik dilakukan secara rutin. Ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) dan kelayakan sistem keselamatan gedung juga perlu diperhatikan.

“Kami mengimbau pengelola kawasan industri dan pelaku usaha untuk rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan ketersediaan APAR, serta mengevaluasi sistem keselamatan gedung. Langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sangat penting untuk meminimalkan risiko kebakaran,” katanya.

Taufik turut mengapresiasi petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, PLN, dan aparat pemerintah setempat yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut. (*)

LAINNYA