Perkuat Wawasan Kebangsaan, Habib Idrus Sosialisasikan Empat Pilar di Tangerang

waktu baca 2 menit
Senin, 28 Sep 2026 17:09 54 Redaksi

TANGERANG | TD — Upaya memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat dilakukan Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi PKS, Habib Idrus Salim Aljufri, melalui sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Tangerang, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang digelar di DPD PKS Kota Tangerang, Jalan Jenderal Sudirman RT 002/RW 004, Babakan, Kecamatan Tangerang, tersebut diikuti sekitar 160 peserta.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan itu membahas empat landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Idrus mengajak masyarakat tidak sekadar memahami Empat Pilar sebagai konsep kebangsaan, tetapi juga menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan penting dilakukan untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, agama, budaya, serta perbedaan pilihan politik.

“Empat Pilar Kebangsaan harus menjadi pedoman bersama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan mengamalkan Pancasila, menaati konstitusi, menjaga keutuhan NKRI, serta menghargai semboyan Bhinneka Tunggal Ika, kita dapat merawat persatuan Indonesia,” ujar Habib Idrus Salim Aljufri.

Ia mengatakan, masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang rukun dan damai. Karena itu, nilai gotong royong, toleransi, dan sikap saling menghormati perlu terus ditumbuhkan mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat.

Habib Idrus juga menyoroti pentingnya menyikapi perbedaan secara dewasa. Menurutnya, keberagaman merupakan bagian dari realitas kehidupan bangsa Indonesia yang perlu dikelola secara bijak.

“Perbedaan merupakan kenyataan yang melekat dalam kehidupan bangsa Indonesia. Perbedaan harus kita kelola dengan sikap saling menghormati agar menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan,” katanya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Sekitar 160 peserta mengikuti rangkaian sosialisasi yang membahas nilai-nilai kebangsaan dan relevansinya dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga persatuan serta mendorong penerapan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan turut berperan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. (*)

LAINNYA