Pimpin ICMI Kabupaten Tangerang, Dr. Hamdani Fokus Perkuat SDM dan Kesejahteraan Warga

waktu baca 5 menit
Minggu, 27 Sep 2026 14:25 53 Nazwa

TANGERANG | TD — Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Tangerang periode 2026–2031, Assoc. Prof. Dr. Hamdani, SE., MM., M.Pd., M.Ak., menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hamdani terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 ICMI Orda Kabupaten Tangerang yang digelar di Pendopo Bupati Tangerang, Sabtu (26/9/2026).

Musda mengusung tema “Harmoni dalam Pemikiran, Sinergi untuk Pembangunan”. Forum tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus menetapkan arah organisasi untuk periode 2026–2031.

Hamdani yang juga merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengatakan, ICMI Kabupaten Tangerang ke depan akan diarahkan menjadi rumah bersama bagi cendekiawan Muslim untuk menghasilkan gagasan sekaligus menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.

“Visi saya adalah mewujudkan ICMI Kabupaten Tangerang sebagai rumah cendekiawan Muslim yang berintegritas, berjejaring, dan berkontribusi nyata bagi peningkatan kualitas manusia serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Hamdani, Minggu (27/9/2026).

Menurut dia, kontribusi ICMI tidak cukup berhenti pada gagasan. Kapasitas dan keahlian para cendekiawan perlu dipertemukan dengan persoalan masyarakat agar dapat diterjemahkan menjadi program yang memiliki sasaran dan manfaat yang jelas.

“Keahlian cendekiawan dipertemukan dengan persoalan masyarakat, lalu diwujudkan menjadi program yang dapat dinilai hasil dan manfaatnya,” katanya.

Fokus Penguatan SDM

Salah satu perhatian utama kepengurusan baru ICMI adalah peningkatan kualitas SDM di tengah perubahan teknologi dan tantangan zaman.

Hamdani mengatakan, langkah tersebut akan dimulai dengan memperkuat Organisasi Satuan (Orsat), memetakan keahlian anggota, serta membangun kolaborasi dengan sekolah, pesantren, perguruan tinggi, komunitas, dan dunia usaha.

ICMI juga menyiapkan Cendikia Academy yang akan menjadi ruang bagi para cendekiawan untuk terlibat dalam mentoring akademik dan karier, literasi digital, kepemimpinan, serta pendidikan integritas.

“Cendekiawan muda juga akan diberi kesempatan memimpin kegiatan dan mendampingi masyarakat,” ujarnya.

Hamdani berharap pengetahuan dan teknologi dapat menjadi bekal masyarakat untuk menghadapi perubahan sekaligus membantu menyelesaikan persoalan di daerah.

Lima Program dalam Pancabakti ICMI

Untuk menjalankan agenda tersebut, ICMI Kabupaten Tangerang menyiapkan program unggulan Pancabakti ICMI Kabupaten Tangerang.

Program pertama adalah Cendikia Academy, yang antara lain diarahkan untuk mendukung akses beasiswa, mentoring, literasi digital, kepemimpinan, dan pendidikan integritas.

Kedua, Keluarga Sehat, yang berfokus pada edukasi gizi, pencegahan stunting, serta akses informasi layanan kesehatan melalui kolaborasi dengan pihak terkait.

Ketiga, Wirausaha Muda Naik Kelas, yang menyasar pelajar dan mahasiswa yang ingin merintis usaha. Program ini mencakup pelatihan, kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja, dukungan penyediaan alat, serta fasilitasi akses pembiayaan.

Program tersebut juga akan memberikan pendampingan kepada UMKM dalam pengelolaan keuangan, pengembangan produk, dan pemasaran.

Keempat, Kampung Tangguh, yang diarahkan untuk memperkuat kepedulian terhadap keluarga rentan, kesiapsiagaan bencana, dan ketahanan pangan.

Kelima, ICMI Policy & Data Center, yang disiapkan sebagai ruang menghimpun aspirasi masyarakat serta menyusun rekomendasi kebijakan berbasis data.

Bupati Minta ICMI Perkuat Pendidikan

Dalam pembukaan Musda, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meminta ICMI berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam memberikan pemikiran konstruktif untuk pembangunan SDM.

“Karena ICMI kumpulan orang-orang pemikir, maka berikan kontribusi pemikirannya untuk pembangunan SDM di Kabupaten Tangerang,” kata Maesyal.

Bupati juga menyoroti masih adanya anak-anak di desa yang mengalami keterbatasan akses pendidikan tinggi akibat kondisi ekonomi keluarga.

Ia meminta ICMI berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendampingi calon penerima program beasiswa Tangerang Gemilang.

“ICMI saya minta koordinasi dan kerja sama dengan kepala desa untuk mendampingi anak-anak yang akan mengikuti program beasiswa Tangerang Gemilang. Kita berikan melalui ICMI anak-anak kita bisa sekolah, bisa kuliah,” tegasnya.

Dorongan tersebut menjadi salah satu ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan ICMI dalam agenda penguatan SDM selama periode kepengurusan 2026–2031.

ICMI Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Hamdani mengatakan, program-program ICMI tidak akan dijalankan sendiri. Organisasi akan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pesantren, dunia usaha, komunitas, dan organisasi masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi akan dimulai dari kebutuhan masyarakat yang dihimpun melalui Orsat dan komunitas setempat.

“Kampus serta pesantren dapat mendukung pendidikan dan kajian; dunia usaha dapat membantu pelatihan, mentoring, dan akses pasar; pemerintah daerah serta organisasi masyarakat dapat menjadi mitra dalam pelaksanaan program dan tindak lanjut rekomendasi,” jelasnya.

Setiap kerja sama, lanjut Hamdani, akan diarahkan memiliki sasaran, penanggung jawab, jadwal, serta hasil yang jelas.

Melalui ICMI Policy & Data Center, aspirasi masyarakat akan dipertemukan dengan kajian dan data sehingga dapat menjadi masukan untuk kebijakan publik.

Keberhasilan Diukur dari Dampak

Hamdani menegaskan keberhasilan kepengurusan ICMI Kabupaten Tangerang tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan.

“Ukuran keberhasilan kami adalah manfaat yang dapat dilihat dan dirasakan warga,” tegasnya.

Pada tahap awal, setiap bidang Pancabakti akan memiliki kegiatan percontohan yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah dan kapasitas organisasi.

ICMI akan mencatat jumlah kegiatan, peserta, mitra, tindak lanjut pendampingan, serta rekomendasi kebijakan yang dihasilkan.

Evaluasi juga akan melihat dampak program, seperti peningkatan akses pendidikan dan keterampilan, kemudahan memperoleh informasi kesehatan, penerapan pengetahuan baru oleh pelaku usaha, kesiapsiagaan masyarakat, serta tindak lanjut terhadap aspirasi warga.

“Hasil pelaksanaan akan dievaluasi dan dilaporkan secara terbuka. Program yang berhasil akan diperbaiki dan dikembangkan secara bertahap ke wilayah lain selama masa bakti 2026–2031,” katanya.

Musda Jadi Momentum Regenerasi

Ketua ICMI Kabupaten Tangerang periode sebelumnya, Maksis Sakhabi, mengatakan Musda ke-3 menjadi bagian penting dalam proses regenerasi organisasi.

“Musda ini sebagai pelaksanaan tanggung jawab kami selaku pengurus lama untuk menyiapkan regenerasi pengurus berikutnya,” ujar Maksis.

Sementara Ketua Panitia Musda, Jahrudin, SE., mengatakan pelaksanaan Musda merupakan amanat organisasi setelah berakhirnya satu periode kepengurusan.

“Alhamdulillah MUSDA sudah terlaksana dengan baik, penuh kebersamaan, saling menghargai perbedaan dan memutuskan keputusan terbaik,” kata Jahrudin.

Musda turut dihadiri sejumlah pimpinan perguruan tinggi, antara lain Wakil Rektor UMT Prof. Dr. Asrori Muhtarom, Ketua STIE Darul Qolam Abdullah, perwakilan Universitas Salakanagara Ramelan, SH., MH., serta perwakilan Universitas Pramita Dr. Yoyok.

Hadir pula para ketua ICMI tingkat satuan atau setingkat kecamatan.

Dengan terpilihnya Dr. Hamdani, ICMI Kabupaten Tangerang memasuki periode kepengurusan baru 2026–2031 dengan agenda utama memperkuat peran cendekiawan dalam pembangunan SDM dan menghadirkan program pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. (*)

LAINNYA