Putaran Keempat Liga Catur Percasi Kabupaten Tangerang 2026, BSM Puncaki Klasemen

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Sep 2026 13:05 63 Redaksi

TANGERANG | TD — Benteng Selapanjang Maju (BSM) memuncaki klasemen sementara Liga Catur Percasi Kabupaten Tangerang 2026 setelah Putaran Keempat yang berlangsung di Aula Kecamatan Cisauk, Minggu (20/9/2026). BSM mengoleksi 15 match point dari delapan pertandingan.

Putaran Keempat digelar dengan Benteng Cisauk sebagai tuan rumah. Persaingan berlangsung ketat, terutama di papan atas dan papan tengah, setelah para peserta menyelesaikan hingga Babak 8.

BSM tampil konsisten dengan catatan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang. Hasil tersebut membuat BSM menjadi satu-satunya tim di posisi teratas yang belum menelan kekalahan hingga Babak 8.

Di posisi kedua, BetLe membuntuti dengan 13 match point. BetLe mencatat enam kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dari delapan pertandingan.

Persaingan berikutnya ditempati Casma dan Tangerang Belia yang sama-sama mengoleksi 10 match point. Casma berada di peringkat ketiga, sedangkan Tangerang Belia menempati posisi keempat berdasarkan tie-break.

Papan tengah menjadi salah satu bagian paling ketat dalam klasemen. PCPJ, Pion D5, Kuda Sutet, Bidak Beracun, Lion City Chess Club, dan KCBN sama-sama mengumpulkan sembilan match point.

Sementara itu, Benteng Cisauk yang menjadi tuan rumah Putaran Keempat berada di posisi ke-11 dengan delapan match point. Tim tersebut mencatat empat kemenangan dan empat kekalahan dari delapan pertandingan.

Di bawahnya terdapat Perca 3 yang juga mengoleksi delapan match point. Kemudian Benteng Walet dan C4T masing-masing mengumpulkan enam match point.

Benteng Tamara dan Percasek berada di posisi berikutnya dengan lima match point. Sementara dua tim, Coank Coank Jayanti Checkmate dan JCC, masing-masing mengumpulkan tiga match point.

Ketua Percasi Kabupaten Tangerang, Hendra, S.A.P., WN, mengatakan persaingan dalam liga menjadi bagian penting dari proses pembinaan pecatur di Kabupaten Tangerang.

“Yang paling penting dari liga ini bukan hanya soal siapa yang berada di posisi pertama. Para pecatur membutuhkan pertandingan yang rutin untuk menambah pengalaman dan menguji kemampuan mereka,” kata Hendra.

Menurut Hendra, pertandingan yang digelar secara rutin memberikan kesempatan bagi para pecatur untuk mengukur perkembangan sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda.

“Dari pertandingan seperti ini kita bisa melihat perkembangan pemain. Ada yang sudah konsisten, ada juga yang masih perlu menambah jam terbang. Itu bagian dari proses pembinaan,” ujarnya.

Hendra juga menyampaikan apresiasi kepada Benteng Cisauk yang telah menjadi tuan rumah Putaran Keempat.

“Terima kasih kepada Benteng Cisauk yang sudah menjadi tuan rumah. Kami berharap klub-klub terus menjaga sportivitas dan bersama-sama membuat kompetisi catur di Kabupaten Tangerang semakin berkembang,” katanya.

Dengan berakhirnya Putaran Keempat, BSM masih berada di posisi teratas dengan keunggulan dua match point atas BetLe. Namun, persaingan belum selesai. Jarak poin yang relatif rapat membuat perubahan posisi masih sangat mungkin terjadi pada babak-babak selanjutnya.

Bagi BSM, konsistensi menjadi modal untuk mempertahankan puncak klasemen. Sementara tim-tim di bawahnya masih memiliki kesempatan mengejar melalui pertandingan berikutnya dalam rangkaian Liga Catur Percasi Kabupaten Tangerang 2026. (*)

LAINNYA