BPN Tangsel Buktikan Pelayanan Cepat, Proses Balik Nama Tanah Lebih Terukur

waktu baca 2 menit
Jumat, 11 Sep 2026 10:40 52 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang Selatan terus mendorong pelayanan pertanahan yang memberikan kepastian waktu bagi masyarakat. Salah satunya melalui pilot project Peralihan Hak 10 Hari yang telah berjalan sejak diresmikan pada 17 Agustus 2026.

Program yang dikenal dengan nama Perintis (Peralihan Hak Terintegrasi) tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di wilayah Tangsel.

Peralihan Hak 10 Hari merupakan bentuk transformasi pelayanan untuk memberikan kepastian waktu penyelesaian dalam proses peralihan hak atas tanah.

Melalui program ini, Kantah Tangsel berupaya menyederhanakan sekaligus memperkuat tata kelola pelayanan. Setiap tahapan proses dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan ketelitian dan ketentuan yang berlaku.

Respons positif datang dari Puspasari Dewi, salah satu mitra BPN. Ia mengaku senang karena berkas jual beli milik pengguna layanan yang ditanganinya dapat selesai sebelum batas waktu 10 hari.

“Prosesnya tentu dengan pembayaran pajak terlebih dahulu, setelah itu AJB, dan proses balik nama di BPN Kota Tangerang Selatan. Alhamdulillah, kalau dihitung tidak sampai 10 hari, hanya 9 hari. Jadi saya senang banget,” ujar Puspasari. Jumat, (11/9/2026).

Menurutnya, kepastian waktu tersebut memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat yang sedang mengurus proses peralihan hak atas tanah.

Hal serupa disampaikan Raden Adrianto, PPAT wilayah Tangerang Selatan. Ia menilai Program Peralihan Hak 10 Hari menjadi harapan baru agar proses balik nama dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.

“Kantah Tangsel sudah bagus ya, dan pasti harus lebih bagus. Semoga kita dapat terus bersinergi dengan lebih baik lagi. Terima kasih BPN Tangsel,” tuturnya.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan Seto Apriyadi mengatakan, implementasi program tersebut tidak hanya menjadi upaya meningkatkan kualitas pelayanan di Tangsel, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi kantor pertanahan lainnya.

“Kami bersyukur apa yang kami lakukan di Kantah Tangsel dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi Kantah kota/kabupaten lainnya. Bagi kami, pilot project ini akan memiliki nilai yang lebih besar ketika dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Seto.

Ia menegaskan, Kantah Tangsel akan terus melakukan penyempurnaan terhadap sistem pelayanan yang telah berjalan.

Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, evaluasi berkala, serta pemanfaatan teknologi akan terus didorong untuk menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin berkualitas.

“Kolaborasi, evaluasi, dan pemanfaatan teknologi akan terus didorong sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin berkualitas,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA