Beasiswa Madrasah Gemilang Resmi Diluncurkan, Pemkab Tangerang Bidik Peningkatan Kompetensi Guru

waktu baca 4 menit
Selasa, 8 Sep 2026 16:58 34 Nazwa

TANGERANG | TD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi meluncurkan Program Beasiswa Madrasah Gemilang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas tenaga pendidik madrasah di Kabupaten Tangerang.

Program tersebut diluncurkan di Aula Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 40 guru madrasah menjadi penerima pada tahap awal program beasiswa yang memberikan kesempatan bagi para pendidik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Peluncuran Beasiswa Madrasah Gemilang turut dihadiri Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Hj. Helmi Halimatul Udhmah, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten, jajaran pejabat struktural Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, pengurus DWP Kemenag Kabupaten Tangerang, tokoh agama, kepala madrasah, serta para guru penerima beasiswa.

Dorong Kualitas Tenaga Pendidik

Bupati Tangerang Moch. Maesal Rasyid mengatakan, program beasiswa tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan.

Menurutnya, peningkatan kapasitas guru menjadi salah satu bagian penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Karena itu, pemerintah daerah mendorong agar tenaga pendidik madrasah memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensi akademiknya.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan Ibu Menteri Agama dalam rangka meluncurkan beasiswa untuk guru-guru madrasah di Kabupaten Tangerang,” kata Maesal Rasyid.

Ia menjelaskan, Beasiswa Madrasah Gemilang diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, maupun guru Raudhatul Athfal (RA).

Melalui program tersebut, para guru diberikan kesempatan menempuh pendidikan tinggi secara gratis sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran di madrasah.

“Inovasinya adalah untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah, guru agama Islam, dan guru RA melalui kuliah gratis, sehingga insyaallah anak-anak kita akan semakin cerdas dan menjadi SDM unggulan,” ujarnya.

Sasar Guru yang Belum S1

Pada tahap awal, program Beasiswa Madrasah Gemilang diberikan kepada 40 guru madrasah. Sasaran program mencakup guru yang belum memiliki gelar sarjana strata satu (S1) maupun guru yang sudah menyandang gelar S1 tetapi bidang pendidikannya belum linier dengan tugas yang dijalankan.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu para guru memenuhi kualifikasi akademik sekaligus memperkuat kompetensi mereka dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik.

Maesal mengatakan, program tersebut tidak berhenti pada tahap awal. Pemerintah Kabupaten Tangerang membuka peluang untuk menambah jumlah penerima beasiswa pada tahun-tahun berikutnya.

“Secara teknis, beasiswa ini diberikan kepada 40 guru madrasah yang belum memiliki gelar S1, atau yang jenjang S1-nya belum linier. Insyaallah, pada tahun-tahun berikutnya kuota penerima beasiswa ini juga akan terus kita tambahkan,” tuturnya.

Investasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Penasihat DWP Kementerian Agama Hj. Helmi Halimatul Udhmah yang hadir mewakili Menteri Agama Republik Indonesia mengapresiasi peluncuran program tersebut.

Ia menilai kesempatan memperoleh pendidikan lanjutan harus dimanfaatkan para penerima beasiswa untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memberikan dampak terhadap kualitas pendidikan di lingkungan madrasah.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Helmi menyampaikan tiga pesan kepada para penerima beasiswa. Pertama, beasiswa harus dipandang sebagai investasi menuju Indonesia Emas 2045. Kedua, pengelolaannya harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ketiga, dukungan keluarga juga diperlukan bagi para guru yang melanjutkan pendidikan.

“Saya sampaikan tiga pesan. Pertama, jadikan beasiswa ini investasi menuju Indonesia Emas 2045. Kedua, kelola beasiswa ini secara transparan dan akuntabel. Ketiga, para suami harus mendukung istri yang kuliah untuk menjaga ketahanan keluarga, karena dari sanalah kualitas bangsa ditentukan,” tegasnya.

Jadi Kesempatan Baru bagi Guru Madrasah

Bagi para penerima, Beasiswa Madrasah Gemilang bukan hanya menjadi bantuan pendidikan, tetapi juga membuka kesempatan untuk meningkatkan kualifikasi akademik setelah bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai guru.

Salah satunya dirasakan Neneng Rostiani, guru MIS Nurul Ibad, Desa Talagasari. Ia mengaku bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk pertama kalinya menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Neneng akan mengambil program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di STAI Syekh Manshuruddin Pandeglang, Banten. Ia dijadwalkan mengikuti masa orientasi mahasiswa pada 26 September mendatang.

“Perasaan saya bahagia, bersyukur, dan tidak menyangka bisa mendapat beasiswa. Semoga langkah ini membawa berkah dan manfaat nyata,” ungkap Neneng.

Ia berharap kesempatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi dirinya maupun peserta didik yang selama ini ia dampingi.

“Semoga pemerintahan Kabupaten Tangerang semakin maju, jaya, gemilang dan bisa terus meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Tangerang,” harapnya.

Peluncuran Program Beasiswa Madrasah Gemilang menjadi bagian dari upaya Pemkab Tangerang memperkuat kualitas tenaga pendidik di sektor pendidikan keagamaan. Dengan memberikan akses pendidikan tinggi kepada guru madrasah, program tersebut diharapkan dapat menghasilkan tenaga pendidik yang semakin kompeten, profesional, dan mampu memberikan pembelajaran yang berkualitas bagi generasi penerus.

Pemkab Tangerang juga berkomitmen melanjutkan dan mengembangkan program tersebut pada tahun-tahun berikutnya, termasuk melalui penambahan kuota penerima beasiswa. Dengan demikian, manfaat peningkatan kualifikasi guru diharapkan dapat menjangkau lebih banyak madrasah dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Tangerang. (*)

LAINNYA